skip to content
[xoo_wsc_cart]

Cara Menabung Jadul yang Masih Menarik dan Efektif, Bunda Pilih yang Mana?

Bagikan :
Picture of Echa
Echa
Cara Menabung Jadul yang Masih Menarik dan Efektif, Bunda Pilih yang Mana?

Menabung masih dipercaya sebagai salah satu cara efektif untuk menyiapkan dana masa depan. Daripada berhutang yang hanya enak di depan tapi sengsara di belakang, banyak orang lebih memilih menabung uang. Baik dengan cara menabung jadul maupun di bank modern, intinya adalah menahan keinginan sejenak demi kemudahan masa depan. Sepakat, Bunda?

Melihat ke belakang, saat teknologi belum secanggih sekarang, kita terbiasa menabung secara tradisional. Saat ini menyimpan uang bahkan tak mengharuskan kita berkunjung ke bank. Cukup instal aplikasi tertentu, buat akun/rekening, lalu menabung pun bisa dimulai. Pemindahan dana pun bisa cepat dan praktis, tanpa hitungan jam. Pembayaran juga tak kalah maju, bisa dilakukan di mana saja dengan tabungan kita tersebut yang kebanyakan berbasis daring (online).

Cara menabung jadul yang masih dipertahankan

Lalu seperti apa cara menabung jadul yang pernah populer di masa itu dan sebagian masih dilakukan orang sampai sekarang? Beberapa cara berikut bisa Bunda pertimbangkan untuk mengajak anak giat menabung. Cek di sini ya Bunda!.

Baca Juga: 7 Ide Bekal Sekolah Simpel Anak yang Menyenangkan

1. Celengan berbentuk unik

Salah satu gaya menabung jadul yang paling tenar di masa lalu, bahkan masih dilakukan hingga kini, adalah menyimpan uang di dalam celengan. Disebut celengan karena bentuk tempat menabung dulu rata-rata berbentuk celeng (babi). 

Seiring berjalannya waktu, celengan tersedia dalam bentuk yang bermacam-macam. Bukan cuma babi, tetapi juga ayam, kendi, dan bahkan semar. Bahan pembuatan celengan pun beragam, ada yang gerabah dan ada pula yang plastik.

Yang paling ditunggu dari kegiatan menabung seperti ini adalah saat memecahkan celengan. Kita tak tahu berapa jumlah uang yang terkumpul. Ada sensasi kebanggaan dan kebahagiaan karena bisa berhemat hingga terhimpun sekian uang.

2. Tabungan siswa 

Cara Menabung Jadul yang Masih Menarik dan Efektif, Bunda Pilih yang Mana?

Cara menabung jadul berikutnya adalah berbentuk buku tabungan yang dimiliki siswa di sekolah. Mulai TK hingga SD, cara ini masih populer sampai saat ini ketika perbankan modern semakin canggih. 

Cara kerjanya sederhana: siswa menyetorkan uang sesuai kemampuan kepada guru atau petugas di sekolah. Petugas lantas mencatat debit di dalam buku tabungan siswa yang telah disediakan. Masa penyetorannya pun tak dibatasi, bisa kapan pun ketika ada uang atau rezeki tak terduga wali siwa. Uang yang terkumpul biasanya diambil saat kenaikan kelas, yaitu ketika ada kegiatan studi lapangan atau wisata sesuai kesepakatan.

3. Di bawah kasur 

Kasur jadul bukan seperti spring bed alias pegas empuk yang kita lihat sekarang. Kasur biasanya terbuat dari kapuk atau ada juga yang dari busa. Orang dulu tidur di atas dipan yang diberi kasur. Di bawah kasur biasanya dilapisi papan dan tikar pandan. Nah, di sinilah mereka biasanya menyimpan uang sebagai tabungan.

Selain bawah kasur, ada juga orang yang menyimpan uang di bawah bantal, dengan asumsi bantal hanya dipergunakan sendiri di kamar khusus. Apakah Bunda pernah punya pengalaman unik seperti ini?

Baca Juga: 7 Perlengkapan Sekolah Anak TK yang Perlu Bunda Persiapkan

4. Di sela halaman buku 

Bunda yang hobi membaca buku bisa mempertimbangkan cara menabung jadul berikut ini. Karena sering dibawa atau dibuka, tak jarang sebagian orang malah sengaja menyimpan uang di sela halaman buku. 

Tempat ini jadi favorit karena kadang uang yang disimpan berfungsi sebagai pembatas buku. Halaman buku juga kerap dimanfaatkan untuk menyimpan surat atau struk belanja yang bentuknya tipis. 

Sisi asyiknya tentu saja saat membuka buku favorit dan ternyata di sana ditemukan banyak uang di luar dugaan. Berapa pun nilai yang diselipkan, pastikan Bunda berhati-hati dalam menyimpan uang di sela buku karena bisa terjatuh saat lembaran dibuka. Juga riskan hilang ketika buku dipinjam.

5. Koperasi

Koperasi boleh jadi adalah organisasi yang sangat akrab dengan masyarakat. Dengan semangat kekeluargaan, para anggota pun menyimpan uang di koperasi karena aman. Selain aman, kadang ada bagi hasil keuntungan di akhir tahun atau sesuai kesepakatan. Intinya semua dijalankan dengan menjunjung kepentingan bersama.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tas Sekolah Anak PAUD, Sangat Menggemaskan!

6. Ikut arisan 

Siapa yang tak tahu arisan? Ini juga cara menabung jadul yang masih ada sampai sekarang. Lingkupnya juga bermacam-macam: arisan keluarga, teman kuliah, arisan komunitas, dan sebagainya. Intinya, arisan jadi kegiatan favorit untuk menghimpun uang, terutama bagi perempuan.

Konon keunikan arisan bukan sekadar terkumpulnya uang lalu diterima secara bergiliran, melainkan semangat kebersamaan dalam rangka silaturahmi. Mereka biasa berkumpul lalu menggelar arisan dengan kudapan atau hidangan sepantasnya. Bisa juga diadakan di kafe atau tempat umum lain.

7. Tiang bambu

Selain celengan, cara menabung jadul yang mungkin tidak semua orang tahu adalah di dalam bambu. Rumah orang kampung dulu masih disangga oleh sejumlah tiang berbahan bambu. Nah, tiang inilah yang biasanya dilubangi kecil untuk menyimpan uang. 

Dalam ruas bambu yang dipilih, orang membuat lubang kecil yang bisa ditutup kembali menggunakan potongan bambu yang dicungkil. Ini alternatif murah meriah meskipun kini mungkin kian langka karena orang beralih ke rumah tembok atau batu bata.

Baca Juga: 5 Cara Mengelola Uang THR Anak dengan Cerdas, Jangan Dihabiskan ya Bunda!

8. Beli emas 

Akhirnya, membeli emas menjadi cara menabung jadul yang tak kalah menyenangkan. Memang harga belinya lumayan, tapi kalau Bunda butuh, maka bisa menggunakan simpanan emas ini. Dibanding berbentuk uang yang mungkin rentan rusak, menabung dalam bentuk emas sebenarnya menguntungkan.

Selain nilainya terus naik, materialnya juga awet sehingga Bunda tak perlu khawatir akan rusak sehingga tabungan melayang. Bisa juga dikombinasi: misalnya menabung dulu di celengan ayam, lalu saat uangnya terkumpul cukup, Bunda bisa pakai untuk membeli emas sesuai kondisi saat itu. 

Itulah beberapa cara menabung jadul yang pernah tenar di masanya. Sebagian bahkan masih dipertahankan hingga kini. Mungkin tak sedikit orang yang masih ingin melihat dan meraba uang mereka secara langsung ketimbang secara digital yang hanya berupa angka nominal. Bunda termasuk yang mana?

Produk Terbaik

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Produk Terbaik

JualSesi Konselor Menyusui GabaG

ONLINE & HOME VISIT

Rp200.000

ONLINE & HOME VISIT

0% OFF

Rp200.000

5/5

200 Terjual

JualGabag – Pompa Asi – Handsfree Breastpump – Kolibri Minimax Breastpump

FREE VOUCHER KONSULTASI

Rp912.630

FREE VOUCHER KONSULTASI

13% OFF

Rp1.049.000

5/5

1,3RB Terjual

JualGabag – Pompa Asi – Handsfree Breastpump – Kolibri IMAX Breastpump

FREE VOUCHER KONSULTASI

Rp764.730

FREE VOUCHER KONSULTASI

13% OFF

Rp879.000

5/5

2,9RB Terjual

JualGabag – Pompa Asi – Handsfree Breastpump – Kolibri Maximo Breastpump

FREE VOUCHER KONSULTASI

Rp1.130.130

FREE VOUCHER KONSULTASI

13% OFF

Rp1.299.000

5/5

1,7RB Terjual

Trending Artikel

Memancing-Asi-Keluar
Uncategorized
Cara Memancing Asi Keluar Saat Hamil
Uncategorized
Ini Perbedaan Pompa Air Susu Ibu Manual dan Elektrik
Berapa-Lama-ASI-Bertahan?
Uncategorized
Berapa Lama ASI Bertahan di Suhu Ruangan? Ini Jawabannya Bun
Penyebab Cacar Monyet pada Anak dan Cara Mengatasinya
Beauty
Penyebab Cacar Monyet pada Anak dan Cara Mengatasinya
Keampuhan Hyaluronic Acid untuk Stretch Mark
Beauty
Keampuhan Hyaluronic Acid untuk Stretch Mark
Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI dan Cara Mengatasinya
Ibu dan Anak
Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI dan Cara Mengatasinya
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top