Mengalami mual saat hamil muda memang jadi tantangan tersendiri di awal kehamilan. Kondisi ini biasa disebut morning sickness, tapi faktanya mual bisa muncul kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam. Pasti sangat mengganggu ya Bunda. Banyak cara mengatasi mual saat hamil muda, tapi belum juga berhasil.
Ternyata perubahan hormon yang drastis di trimester pertama sering kali jadi penyebab utama loh. Nah, supaya kehamilan tetap nyaman dan Bunda tetap semangat, yuk simak 5 cara mengatasi mual saat hamil muda berikut ini!
5 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil Muda yang Tepat

1. Makan Sedikit Tapi Sering
Salah satu cara mengatasi mual saat hamil muda yang paling sederhana adalah dengan mengubah pola makan. Hindari makan dalam porsi besar sekaligus karena bisa memicu perut terasa penuh dan makin mual. Sebaiknya, makan dalam porsi kecil tapi sering, misalnya setiap 2-3 jam sekali.
Baca juga: Mengapa Muncul Jerawat Saat Hamil Muda?
Pilih makanan yang tinggi karbohidrat dan protein seperti biskuit gandum, nasi, kacang-kacangan, atau roti tawar. Hindari makanan berlemak dan pedas yang bisa memperparah rasa mual. Oh iya, Bunda juga bisa coba camilan sehat di pagi hari sebelum bangun dari tempat tidur, seperti biskuit kering atau buah potong.
2. Cukupi Asupan Cairan
Saat mual, banyak Bunda yang jadi enggan minum karena takut muntah. Padahal, tubuh Bunda butuh cairan agar tidak dehidrasi. Cara mengatasi mual saat hamil muda ini penting banget, apalagi kalau Bunda sering muntah.
Baca juga: Penting Diketahui Ciri Ciri Hamil Muda
Minum air putih sedikit-sedikit tapi rutin sepanjang hari sangat dianjurkan. Bunda juga bisa variasikan minuman dengan air jahe, teh hangat, atau infused water dengan lemon segar. Aroma lemon atau mint juga dikenal dapat membantu meredakan rasa mual secara alami.
3. Hindari Aroma yang Memicu Mual
Indra penciuman Bunda jadi lebih sensitif saat hamil muda. Aroma tertentu seperti parfum menyengat, asap, atau bahkan aroma masakan bisa memicu mual. Salah satu cara mengatasi mual saat hamil muda yang bisa dilakukan adalah menghindari pemicu bau tersebut.
Sebagai gantinya, Bunda bisa coba menghirup aroma yang menenangkan seperti minyak esensial peppermint atau lavender. Tapi ingat ya, setiap orang punya sensitivitas berbeda, jadi kalau malah bikin pusing, lebih baik dihindari.
4. Coba Aromaterapi atau Relaksasi
Relaksasi juga punya peran penting sebagai cara mengatasi mual saat hamil muda. Saat tubuh tenang, gejala mual bisa lebih mudah diatasi. Bunda bisa mendengarkan musik lembut, berbaring santai, atau melakukan yoga ringan untuk ibu hamil.
Baca juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Muda
Kalau suka, Bunda juga bisa menghirup aromaterapi dengan minyak esensial tertentu, seperti jahe atau lemon. Tapi pastikan aromanya cocok dan tidak menambah rasa mual, ya. Beberapa Bunda merasa lebih baik setelah mencoba pijatan ringan atau latihan pernapasan sederhana.
5. Konsultasi dengan Dokter Jika Mual Tak Tertahankan
Kalau mual yang Bunda alami sampai membuat tubuh lemas, tidak bisa makan dan minum, atau berat badan turun drastis, segera konsultasikan ke dokter. Ini bisa jadi tanda hyperemesis gravidarum, kondisi mual muntah ekstrem yang butuh penanganan medis.
Cara mengatasi mual saat hamil muda memang bisa dilakukan secara alami di rumah. Tapi penting juga bagi Bunda untuk tahu kapan harus mencari bantuan profesional agar kondisi Bunda dan janin tetap sehat.
Baca juga: 10 Ciri-ciri Hamil Muda yang Wajib Bunda Tahu
Cara mengatasi mual saat hamil muda di atas bisa Bunda coba di rumah. Ingat ya, mual adalah hal wajar di awal kehamilan dan biasanya akan mereda setelah trimester pertama. Tetap semangat menjalani kehamilan, Bunda! Istirahat cukup, jaga pola makan, dan jangan ragu minta bantuan kalau merasa tidak nyaman.Kalau Bunda butuh perlengkapan pendukung selama kehamilan dan menyusui seperti cooler bag, nursing cover, atau tas ASI yang praktis, langsung cek koleksi dari GabaG Indonesia di www.gabag-indonesia.com. Yuk, terus jaga kesehatan diri dan si kecil sejak dalam kandungan!.





