Bunda, menyimpan ASI dengan benar itu bukan sekadar soal masukin ke kulkas saja. Ada teknik yang perlu diperhatikan supaya kualitasnya tetap terjaga. Salah satu yang paling sering digunakan adalah cara simpan ASI di chiller, terutama di kulkas bawah yang ada di rumah.
Memahami cara simpan ASI di chiller sangat penting karena suhu di bagian ini sering digunakan untuk penyimpanan harian. Kalau dilakukan dengan tepat, ASI bisa tetap segar dan aman diminum si kecil. Tapi kalau asal simpan, risiko ASI basi bisa meningkat dan tentu ini tidak baik untuk bayi.
Baca juga: 7 Cara Simpan ASI yang Benar agar Tetap Segar Saat Bepergian
Dengan menerapkan cara simpan ASI yang benar, Bunda bisa menjaga kualitas ASI tetap optimal. Hal ini juga penting untuk mencegah bayi mengalami penolakan minum atau bahkan menjadi anak GTM. Sama seperti penyimpanan MPASI, kebersihan dan suhu harus selalu jadi perhatian utama.
Apalagi sekarang sudah banyak perlengkapan praktis dari GabaG Indonesia yang membantu proses penyimpanan jadi lebih mudah dan aman. Yuk Bunda, pahami cara simpan ASI di chiller kulkas bawah yang benar berikut ini!.
7 Cara Simpan ASI di Chiller Kulkas Bawah

1. Gunakan Wadah Khusus ASI
Langkah pertama dalam cara simpan ASI di chiller adalah memastikan wadah yang digunakan benar-benar aman. Gunakan botol atau kantong ASI yang sudah steril dan berbahan food grade.
Baca juga:Cara Simpan ASI Saat Traveling Supaya Moms Tenang
Produk dari GabaG Indonesia dirancang khusus untuk kebutuhan ibu menyusui. Wadahnya aman, tidak mudah bocor, dan membantu menjaga kualitas ASI tetap stabil saat disimpan. Selain itu, wadah khusus juga membantu mencegah kontaminasi dari luar. Dengan wadah yang tepat, risiko ASI basi bisa diminimalkan sejak awal.
2. Simpan di Dalam, Jangan Dekat Pintu
Dalam menerapkan cara simpan ASI di chiller, posisi penyimpanan juga sangat berpengaruh. Letakkan ASI di bagian dalam kulkas, bukan di pintu. Bagian pintu kulkas memiliki suhu yang tidak stabil karena sering dibuka dan ditutup. Hal ini bisa memicu perubahan suhu yang mempercepat kerusakan ASI.
Selain itu, hindari terlalu sering membuka kulkas jika tidak diperlukan. Suhu yang stabil membantu menjaga kualitas ASI tetap baik lebih lama.
3. Lakukan Manajemen FIFO LIFO ASI dengan Baik
Manajemen penyimpanan menjadi bagian penting dalam cara simpan ASI di chiller. Gunakan metode FIFO (First In First Out), yaitu ASI yang disimpan lebih dulu harus digunakan lebih dulu. Metode ini membantu Bunda menghindari ASI yang tersimpan terlalu lama. Dengan begitu, risiko ASI basi bisa ditekan dan kualitas tetap terjaga.\
Baca juga: Prinsip Manajemen ASIP FIFO LIFO yang Perlu Mommy Tahu
Selain FIFO, beberapa kondisi juga bisa menggunakan LIFO (Last In First Out), tergantung kebutuhan. Yang terpenting, Bunda selalu memberi label tanggal dan waktu pada setiap wadah ASI.
4. Samakan Suhu Dua Kantong ASI Saat di Chiller
Sering kali Bunda ingin menggabungkan ASI dari waktu pompa yang berbeda. Dalam cara simpan ASI di chiller, hal ini boleh dilakukan, tapi harus dengan cara yang tepat.
Pastikan kedua kantong ASI berada dalam suhu yang sama terlebih dahulu di chiller. Jangan langsung mencampur ASI hangat dengan ASI dingin karena bisa merusak kualitasnya. Setelah suhu keduanya sama, baru boleh disatukan dalam satu wadah. Cara ini membantu menjaga kualitas ASI tetap stabil dan aman untuk bayi.
5. Perhatikan Tanda ASI Apakah Masih Layak atau Tidak untuk Bayi
Langkah terakhir dalam cara simpan ASI di chiller adalah selalu mengecek kondisi ASI sebelum diberikan ke bayi. Perhatikan perubahan bau, warna, dan tekstur. Jika ASI berbau asam atau terlihat tidak normal, sebaiknya tidak diberikan. Mengenali tanda ini penting untuk mencegah bayi mengonsumsi ASI basi. Jika dibiarkan, bayi bisa menolak minum dan berisiko menjadi anak GTM.
Baca juga: Tips Menyimpan FIFO LIFO ASI Perah agar ASI Tidak Basi
Bunda, menyimpan ASI di chiller kulkas bawah sebenarnya cukup mudah jika tahu caranya. Dengan memahami cara simpan ASI di chiller, kualitas ASI tetap terjaga dan si kecil bisa mendapatkan nutrisi terbaik setiap hari.
Kebiasaan sederhana seperti memilih wadah yang tepat, menjaga suhu tetap stabil, dan mengatur manajemen penyimpanan akan sangat membantu. Ini juga sejalan dengan prinsip penyimpanan MPASI yang mengutamakan kebersihan dan keamanan.
Gunakan juga perlengkapan dari GabaG Indonesia untuk mendukung proses penyimpanan ASI yang lebih praktis dan aman. Dengan cara ini, Bunda tidak perlu khawatir lagi soal kualitas ASI di rumah.
Yuk Bunda, mulai terapkan cara simpan ASI di chiller yang benar agar si kecil selalu mendapatkan ASI terbaik setiap hari.





