Berpuasa sambil menyusui memang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak Bunda. Tubuh perlu energi ekstra untuk tetap memproduksi ASI yang cukup, sekaligus menjalani ibadah puasa dengan lancar. Jika tidak dijaga dengan baik, Bunda bisa merasa cepat lelah, lemas, bahkan memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI.
Namun, jangan khawatir, dengan pola makan yang tepat dan istirahat yang cukup, stamina tetap bisa terjaga. Yuk, simak tips berikut agar Bunda tetap kuat dan semangat menyusui meski sedang berpuasa!
Tips Menjaga Stamina Ibu Menyusui Saat Puasa agar Tidak Lemas

Supaya tidak mudah lemas, Bunda perlu menerapkan beberapa tips berikut ini.
1. Pilih Makanan Bergizi Saat Sahur
Agar Bunda tetap kuat saat menyusui dan berpuasa, sahur dengan makanan bergizi itu penting. Pilih makanan yang mengandung protein, serat, serta lemak sehat seperti telur, sayur, dan alpukat. Hindari makanan pedas, terlalu asin, atau yang digoreng karena bisa mengganggu pencernaan. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum juga membantu kenyang lebih lama.
Tambahkan buah agar tubuh tetap segar dan tidak cepat lemas. Jangan lupa konsumsi makanan dalam porsi seimbang. Makan terburu-buru sebaiknya dihindari, ya Bunda. Sahur yang sehat bisa membantu menjaga energi sampai waktu berbuka nanti.
2. Minum Air yang Cukup
Saat berpuasa, kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi agar tubuh tidak cepat lemas. Minumlah minimal delapan gelas air putih per hari. Bunda bisa membaginya mulai dari saat berbuka, setelah tarawih, sebelum tidur, dan saat sahur. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah berlebihan.
Minuman tersebut bisa menyebabkan tubuh cepat kehilangan cairan. Bila perlu, tambahkan air kelapa atau jus buah segar tanpa gula tambahan. Perhatikan juga tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering atau pusing. Dengan minum cukup, produksi ASI tetap lancar dan tubuh tetap bugar sepanjang hari.
3. Istirahat yang Cukup
Tidur cukup adalah kunci menjaga stamina selama menyusui dan berpuasa. Gunakan waktu bayi tidur untuk ikut beristirahat. Jangan terlalu memaksakan diri melakukan pekerjaan rumah saat tubuh terasa lelah. Kurangi aktivitas yang menguras tenaga, terutama di siang hari. Tidur malam yang nyenyak juga penting meski waktu sahur mengganggu jam tidur.
Bila memungkinkan, tidur siang selama 30 menit sangat membantu memulihkan energi. Istirahat tidak harus lama, yang penting berkualitas. Tubuh yang segar membuat Bunda lebih semangat menyusui dan menjalankan puasa dengan nyaman.
4. Konsumsi Suplemen Jika Diperlukan
Kadang tubuh terasa kurang energi meski sudah makan dan minum cukup. Jika begitu, suplemen bisa jadi pilihan. Pilih suplemen khusus untuk ibu menyusui, yang mengandung zat besi, vitamin B kompleks, dan kalsium. Tapi, sebaiknya Bunda tidak asal memilih suplemen ya. Konsultasikan dulu dengan dokter atau bidan agar sesuai kebutuhan tubuh.
Suplemen bukan pengganti makanan, tapi hanya pelengkap nutrisi. Pastikan juga suplemen yang dipilih aman untuk bayi yang masih menyusu. Jangan tunggu sampai tubuh lelah berlebihan baru minum suplemen. Lebih baik mencegah sebelum merasa tidak bertenaga
5. Dengarkan Sinyal Tubuh
Setiap ibu punya kondisi tubuh yang berbeda saat menyusui dan berpuasa. Jika tubuh terasa sangat lemas, pusing, atau ASI menurun drastis, itu bisa jadi tanda tubuh tidak kuat berpuasa. Jangan paksakan diri hanya karena ingin tetap menjalankan ibadah. Ingat, kesehatan Bunda juga berpengaruh pada bayi.
Bila perlu, konsultasi ke dokter untuk tahu apakah masih aman melanjutkan puasa. Tidak ada salahnya berhenti puasa jika itu lebih baik untuk Bunda dan si kecil. Niat ibadah tetap bisa diganti dengan membayar fidyah sesuai anjuran agama. Yang terpenting, Bunda dan bayi tetap sehat.
6. Pilih Menu Buka yang Sehat dan Segar
Berbuka puasa adalah waktu terbaik untuk mengisi kembali energi tubuh. Mulailah dengan air putih agar tubuh kembali terhidrasi. Setelah itu, konsumsi buah segar seperti kurma, pisang, atau semangka. Hindari minuman manis berlebihan karena bisa membuat tubuh cepat lemas. Pilih makanan utama dengan karbohidrat, protein, dan sayuran.
Misalnya nasi dengan ayam rebus dan tumis sayur. Jangan langsung makan dalam porsi besar ya, Bun. Makan perlahan-lahan agar pencernaan tidak kaget. Menu berbuka yang seimbang membantu tubuh Bunda cepat pulih dan tetap kuat untuk menyusui si kecil.
Baca Juga: 7 Tanda Ibu Menyusui Perlu Membatalkan Puasa
Bunda tetap bisa menjalani puasa sambil menyusui jika tubuh dalam kondisi sehat dan kuat. Kuncinya adalah menjaga pola makan, cukup minum, dan istirahat yang cukup. Jangan lupa untuk selalu mendengarkan kondisi tubuh dan konsultasi dengan dokter bila diperlukan. Semangat menjalani ibadah puasa, ya Bunda!





