[xoo_wsc_cart]

Apakah Boleh Pumping saat Mastitis? Ini Penjelasannya!

Bagikan :
Picture of Fandy Sundoro
Fandy Sundoro
Apakah Boleh Pumping saat Mastitis? Ini Penjelasannya!

Pumping saat mastitis sering jadi dilema bagi banyak Bunda yang sedang menyusui. Di satu sisi, payudara terasa nyeri dan bengkak, tapi di sisi lain ASI terus diproduksi dan perlu dikeluarkan. Rasa sakit saat menyusui atau memompa pun bisa membuat Bunda ragu, apakah tindakan tersebut aman atau justru memperburuk kondisi?

Nah, daripada menebak-nebak, lebih baik Bunda pahami dulu apa yang sebenarnya boleh dan tidak saat mengalami mastitis. Untuk itu, Bunda wajib menyimak artikel ini hingga akhir, ya!

Baca Juga: Perlukah Ibu Menyusui Pakai Sunscreen Setiap Hari? 

Apakah Boleh Pumping saat Mastitis?

Tips Melakukan Teknik Power Pumping ASI

Pertanyaan terbesar yang mungkin terpikirkan oleh Bunda ketika masa menyusui adalah apakah boleh pumping saat mastitis? Jawabannya, ya, pumping saat mastitis justru boleh dan disarankan, Bunda.

Seperti yang Bunda ketahui mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang biasanya disebabkan oleh saluran ASI yang tersumbat atau infeksi bakteri. Nah, salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mengosongkan payudara secara rutin.

Namun, jika Bunda merasa terlalu nyeri untuk menyusui langsung, memompa ASI bisa menjadi alternatif yang Bunda coba. Dengan pumping, ASI tetap keluar sehingga tidak memperparah penyumbatan dan mencegah terbentuknya abses. Pastikan Bunda menggunakan pompa dengan pengaturan lembut dan lakukan dengan hati-hati agar tidak menambah rasa sakit.

Baca Juga: Power Pumping dan Cluster Pumping, Mana yang Lebih Baik?

Manfaat Pumping saat Mengalami Mastitis

Meskipun mungkin terasa nyeri saat menyusui atau pumping ketika mastitis, ternyata menyusui atau pumping memiliki manfaat untuk membantu proses pemulihan mastitis itu sendiri, lho Moms. Berikut ini beberapa manfaat penting yang bisa Bunda rasakan:

1. Mencegah Saluran ASI Semakin Tersumbat

Saat mastitis terjadi, salah satu penyebab utamanya adalah saluran ASI yang tersumbat. Sehingga, pumping secara rutin membantu mendorong ASI keluar menjadi lebih lancar. Jika ASI terus-menerus tertahan, sumbatan ini bisa membesar dan memperparah peradangan di payudara.

Dengan tetap melakukan pumping, Bunda membantu menjaga saluran susu tetap terbuka dan lancar. Ini juga mencegah peradangan meluas ke area lain di payudara. Semakin cepat ASI dikeluarkan, semakin besar kemungkinan mastitis bisa cepat mereda tanpa komplikasi tambahan yang mengganggu kenyamanan saat menyusui.

2. Mengurangi Tekanan dan Nyeri pada Payudara

Mastitis menyebabkan payudara terasa penuh, tegang, dan nyeri, terutama saat ditekan atau disentuh. Kondisi ini membuat Bunda merasa tidak nyaman, bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan pumping, tekanan dalam payudara perlahan berkurang karena ASI dikeluarkan.

Tekanan yang berkurang juga ikut meredakan rasa nyeri yang dirasakan. Meski awalnya mungkin terasa sedikit sakit saat memompa, manfaat jangka panjangnya bisa membuat payudara terasa lebih ringan. Semakin teratur pumping dilakukan, semakin cepat Bunda bisa merasakan kenyamanan dan kembali menyusui tanpa hambatan.

3. Mencegah Terbentuknya Abses

Jika mastitis tidak ditangani dengan benar, infeksi bisa berkembang menjadi abses, yaitu penumpukan nanah yang memerlukan tindakan medis. Abses dapat membuat Bunda harus menjalani pengobatan antibiotik bahkan operasi kecil untuk mengeluarkan nanah. Salah satu cara mencegah hal ini terjadi adalah dengan pumping secara teratur agar ASI tidak terus menumpuk.

4. Menjaga Produksi ASI Tetap Stabil

Saat mastitis menyerang, banyak Bunda merasa enggan menyusui karena rasa sakit yang muncul. Sayangnya, jika ASI tidak terus dikeluarkan, tubuh akan menurunkan produksi secara alami. Pumping bisa menjadi solusi agar produksi ASI tetap stabil meskipun Bunda sedang tidak bisa menyusui langsung.

Dengan mengosongkan payudara secara rutin, tubuh akan tetap menerima sinyal untuk memproduksi ASI. Ini penting agar anak tetap bisa mendapatkan asupan ASI, dan Bunda tidak mengalami penurunan pasokan secara drastis setelah masa mastitis berakhir.

5. Mempercepat Proses Pemulihan

Salah satu kunci utama penyembuhan mastitis adalah memastikan ASI terus dikeluarkan agar tidak menumpuk. Pumping membantu memperlancar aliran ASI dan mencegah peradangan semakin parah. Dengan payudara yang lebih kosong, tubuh lebih mudah meredakan peradangan dan memperbaiki jaringan yang rusak.

Selain itu, rutinitas pumping juga bisa membantu menghilangkan sumbatan yang menjadi pemicu awal mastitis. Bunda pun bisa merasa lebih nyaman dan pulih lebih cepat, sehingga proses menyusui bisa kembali dilakukan dengan lancar dan tanpa rasa sakit yang mengganggu.

Tips Aman Pumping saat Mastitis

Penyebab Hasil Pumping Sedikit dan Solusinya

Karena rasa ketidaknyamanan yang Bunda rasakan, mungkin Bunda perlu berhati-hati ketika pumping saat mastitis. Dengan mengetahui cara pumping saat mastitis yang tepat dapat membantu Bunda mengurangi tingkat keparahan kondisi mastitis yang dialami.

Untuk itu, ada beberapa cara yang mungkin bisa Bunda ikuti guna mengurangi rasa nyeri yang Bunda rasakan:

1. Gunakan Pengaturan Pompa yang Lembut

Saat mengalami mastitis, jaringan payudara sedang meradang dan sangat sensitif. Karena itu, hindari pengaturan pompa yang terlalu kuat atau cepat. Pilih level hisapan paling rendah terlebih dahulu, lalu sesuaikan secara perlahan jika dirasa masih nyaman. Pompa yang terlalu keras justru bisa memperparah nyeri dan membuat payudara semakin bengkak.

2. Kompres Hangat Sebelum Pumping

Sebelum mulai memompa, Bunda bisa mengompres area payudara yang nyeri dengan handuk hangat selama 5–10 menit. Kompres hangat membantu melancarkan aliran ASI, meredakan pembengkakan, dan membuat proses pumping terasa lebih nyaman. Hindari suhu yang terlalu panas, ya, cukup hangat saja agar kulit tidak iritasi.

3. Lakukan Pijatan Lembut Selama atau Sebelum Pumping

Memijat lembut payudara dari arah luar ke puting bisa membantu melancarkan ASI yang tersumbat. Gerakan memijat ini juga bisa membantu mengurangi rasa nyeri. Bunda bisa melakukan pijatan ini dengan ujung jari secara perlahan sebelum atau selama pumping. Hindari menekan terlalu keras karena bisa memperparah peradangan.

4. Jaga Kebersihan Pompa dan Puting

Karena mastitis bisa melibatkan infeksi, kebersihan alat menjadi sangat penting. Pastikan pompa ASI dibersihkan dan disterilkan setelah digunakan. Selain itu, bersihkan puting sebelum dan sesudah pumping agar tidak terjadi infeksi tambahan dari kuman atau bakteri yang menempel.

5. Istirahat Cukup dan Konsumsi Cairan yang Banyak

Selain pumping, pemulihan mastitis juga memerlukan istirahat dan asupan cairan yang cukup. Minum air putih yang banyak dapat membantu menjaga produksi ASI tetap lancar. Jangan memaksakan diri untuk terus aktif saat tubuh terasa lemah. Istirahat membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat penyembuhan.

Baca Juga: Ini Tips Pumping ASI Sambil Tiduran yang Benar!

Bunda, meski mastitis bisa terasa menyakitkan, bukan berarti harus berhenti mengASIhi. Justru pumping saat mastitis bisa membantu meredakan nyeri dan mempercepat pemulihan. Dengan teknik yang tepat dan perawatan yang baik, Bunda tetap bisa menjaga produksi ASI sekaligus mendukung kesehatan payudara.

Jangan ragu untuk meminta bantuan dokter atau konselor laktasi bila keluhan terus berlanjut, agar Bunda bisa tetap semangat memberikan ASI terbaik untuk anak, ya Bun!

Produk Terbaik

Produk Terbaik

JualSling Double Insulated Compartment Cappucino Black, Creamy, Salem, Chocolate

17% OFF

17% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

2RB+ Terjual

JualGabag – Tas Asi – Cooler Bag Sling Single Compartment Mint Grape Bubble

17% OFF

19-17% OFF

Rp339.000

Rated 5 out of 5

215 Terjual

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

41% OFF

41-0% OFF

Rp260.000

Rated 5 out of 5

1RB+ Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

55% OFF

55% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

73 TERJUAL

JualGabaG Caddy bag – Diaper Bag Besar  | multifungsi | Sekat Rapih dan luas

17% OFF

17% OFF

Rp399.000

Rated 5 out of 5

13 Terjual

JualGabag Cooler Bag GEMINI

NEW ARRIVAL

Rp368.460

Rp0

NEW ARRIVAL

18% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

171 Terjual

Trending Artikel

Cara Simpan ASI Perah yang Benar (1)
Ibu Hamil & Menyusui
Cara Simpan ASI Perah yang Benar
Rekomendasi Cooler Bag ASI Terbaik 2026 (1)
Ibu Hamil & Menyusui
Rekomendasi Cooler Bag ASI Terbaik 2026
10 Perlengkapan Sekolah SD Kelas 1 di Tahun Ajaran Baru
Ibu dan Anak
10 Perlengkapan Sekolah SD Kelas 1 di Tahun Ajaran Baru
Masker Rambut yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Beauty
Masker Rambut yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
50 Nama Bayi Gen Beta yang Bagus dan Modern (1)
Ibu dan Anak
50 Nama Bayi Gen Beta yang Bagus dan Modern
ASI Bau Amis Ternyata Ini Penyebabnya!
Ibu dan Anak
ASI Bau Amis? Ternyata Ini Penyebabnya!
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top