[xoo_wsc_cart]

Pentingnya Mengajari Anak Bahasa Ibu, Begini Cara Mengajarkannya Sejak Dini

Bagikan :
Picture of Echa
Echa
Pentingnya Mengajari Anak Bahasa Ibu

Salah satu cara untuk mencegah hilangnya bahasa ibu atau bahasa daerah adalah dengan menanamkan pada anak pentingnya menjaga bahasa lokal tersebut. Mengenalkan anak pada bahasa asing sejak dini memang penting, bahkan jadi keharusan sekarang ini. Namun, melestarikan bahasa ibu atau bahasa daerah dengan mengarjakannya kepada anak juga patut dilakukan oleh orangtua. 

Menurut data PBB, di dunia tercatat ada 6.700 bahasa dan separuh lebih dari bahasa-bahasa itu (terutama bahasa daerah) akan punah pada tahun 2100. Bahkan ada yang memprediksi bahwa 95 persen dari bahasa dunia terancam musnah pada akhir abad sekarang. Diperkirakan bahwa bahasa daerah atau bahasa ibu hilang setiap dua pekan.

Baca Juga: Mengapa Buku Cerita Untuk Balita itu Penting?

Karena bahasa ibu bukan sekadar media berkomunikasi, melainkan sistem yang kompleks dalam menyimpan pengetahuan atau kearifan adiluhung. Sebut saja La Galigo, karya sastra terpanjang di dunia, yang ditulis dalam bahasa Bugis, Sulawesi. Di dalamnya terdapat budaya, pandangan hidup, perihal penciptaan bumi, manusia, demokrasi, kepemimpinan, dan bahkan kesetaraan jender.  

Pengertian Bahasa Ibu

Jika bahasa asing diprioritaskan dan bahasa ibu dilupakan, jangan heran kalau nanti krisis bahasa daerah terjadi yang berdampak pada hilangnya khazanah atau kekayaan budaya masa silam. Jangan sampai bahasa ibu kehilangan penutur. Bahasa ibu harus tetap dipakai dalam kehidupan sehari-hari demi melestarikannya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia IKBBI), bahasa ibu diartikan sebagai bahasa pertama yang diperoleh manusia sejak lahir melalui interaksi dengan anggota komunitas bahasanya, seperti keluarga dan masyarakat setempat. Dengan kata lain, bahasa ibu mengacu pada bahasa pertama yang dipelajari seorang anak dari keluarganya sebagai lingkungan terdekatnya. Aktivitas sehari-hari dilangsungkan dengan menggunakan bahasa ibu masing-masing. 

Ketika bahasa-bahasa baru muncul, yang populer dengan sebutan bahasa gaul, serta bahasa asing yang menjadi kebutuhan zaman modern, maka setiap anak jadi tergerak untuk mempelajari dan menguasai bahasa-bahasa tersebut. 

Baca Juga: Cerita Rakyat Pendek dan Pesan Moralnya untuk Edukasi Keluarga

Mungkin karena khawatir dianggap tidak gaul atau ketinggalan zaman, mereka pun lebih sering menggunakan bahasa asing sehingga bahasa ibu jadi terabaikan. Inilah alasan mengapa pengajaran bahasa ibu sama pentingnya dengan pengajaran bahasa asing kepada anak.

Alasan Penting Mengajari Anak Bahasa Ibu

Pentingnya Mengajari Anak Bahasa Ibu

Sebagaimana diturunkan dari website anggunpaud.kemdikbud.go.id, ada sejumlah alasan penting untuk mengenalkan bahasa ibu atau bahasa daerah kepada anak sejak dini. Alasan-alasan itu adalah sebagai berikut.

Bahasa ibu adalah warisan nenek moyang kita

Alasan pertama bahasa ibu penting dipelajari anak adalah karena setiap bahasa daerah (yang ratusan jumlahnya di seluruh Nusantara) memiliki keunikan dan kekhasan. Anak-anak Indonesia wajib menguasai dan menggunakan bahasa lokal agar bahasa ibu terpelihara dan terus diwariskan hingga anak cucu nanti. 

Tingkatan dalam bahasa daerah

Tingkatan dalam bahasa daerah menjadi ciri unik yang tidak dimiliki bahasa lain di dunia. Misalnya, dalam bahasa Jawa, terdapat dua tingkatan yang digunakan, yaitu ngoko dan krama. Dengan tingkat atau level ini, penutur bisa memilih dengan ekspresi apa akan bercakap, tergantung lawan bicaranya apakah sesama teman sebaya atukah orang yang lebih tua. 

Mencerminkan kesantunan dan kesopanan

Begitupun dalam bahasa daerah lain seperti Sunda dan Madura, tingkatan dipakai untuk mengajarkan sopan santun kepada anak sesuai lawan bicaranya. Berbicara dengan guru atau pemuka agama tentu berbeda pilihan kata saat bercakap dengan teman sebaya atau yang lebih muda.

Bahasa pertama untuk berkomunikasi

Pada masa pertumbuhan anak, mereka sudah dapat menyerap bahasa dengan baik. Bagi orangtua yang ingin mengenalkan bahasa asing, sebaiknya menunggu hingga anak siap. Mengenalkan bahasa asing juga baik, asalkan anak sudah memiliki bahasa pertama yang dipahami dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini harus dilakukan karena anak memerlukan bahasa awal sebagai alat komunikasinya. Hal ini memungkinkan anak berinteraksi dengan lingkungan sosialnya yang menggunakan bahasa ibu yang sama.

Anak memperoleh pengetahuan dari bahasa pertamanya

Bahasa ibu terasa istimewa sebab menjadi bahasa pertama bagi anak ketika berkomunikasi dengan orangtuanya. Lewat bahasa ibulah anak kali pertama mengenal dunia sekitar, termasuk benda-benda dan beragam informasi sebagai bekal berinteraksi dengan sesama. 

Anak lebih banyak bertanya dalam bahasa ibu yang dikenalkan sejak belia. Berikan keleluasaan bagi anak untuk mengeskpresikan diri atau gagasan dalam bahasa daerah, sedangkan orangtua memberikan tanggapan sebagai rangsangan untuk berkembang. Jangan terburu mengenalkan apalagi memaksa anak belajar bahasa asing.

Baca Juga: Cara Optimalisasi Bakat Kecerdasan Anak 1-2 Tahun 

Cara Mengajari Anak Bahasa Ibunya

Mengutip informasi dari portal anggunpaud.kemdikbud.go.id, Bunda bisa melakukan langkah-langkah berikut untuk untuk mendorong anak berbahasa ibu sebagai upaya melestarikan bahasa daerah di lingkungan keluarga.

Tanamkan pemahaman tentang bahasa sebagai budaya 

Untuk membangkitkan semangat mereka belajar bahasa ibu atau bahasa daerah, pertama-tama tanamkan pemahaman bahwa mempelajari bahasa berarti memahami budaya – bahkan melestarikan budaya tertentu. 

Kaitan erat antara bahasa dan budaya pernah dijelaskan oleh psikolog Rusia bernama Lev Vygotsky. Bahasa berperan penting sebagai media untuk mengekspresikan, menularkan, dan melestarikan budaya. Di sisi lain, budaya memiliki andil dalam membentuk struktur dan evolusi bahasa itu sendiri.

Masih menurut Vygotsky, bahasa adalah senjata yang sangat luar biasa untuk melakukan adaptasi intelektual. Lewat bahasa, seseorang membangun kesadaran dan keterampilan dari buku atau penjelasan lisan. Bahasa jadi perangkat penting untuk berkomunikasi yang memudahkan kita memahami budaya dan perilaku tertentu. 

Vygotsky bahkan meyakini bahwa perkembangan kognitif seseorang sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor budaya dan sosial. Interaksi sosial berperan sangat signifikan dalam mengembangkan kemampuan mental seseorang, termasuk kemampuan bicara dan bernalar. Bunda tahu kan bahwa 4C (communication, collaboration, creativity, critical thinking) termasuk skill wajib anak di abad ke-21. 

Gunakan bahasa ibu dalam lingkup keluarga

Orangtua adalah role model utama bagi anak. Anak-anak meniru apa yang mereka lihat pada orangtua mereka sebagai sosok terdekat dalam keluarga. Maka jangan ragu menggunakan bahasa daerah saat berkomunikasi dengan anak sejak dini agar mereka memahami bahwa bahasa daerah sangat bermakna. 

Rapat atau diskusi keluarga, hingga momen piknik santai bisa digunakan untuk memperkenalkan bahasa ibu sehingga mereka punya memori dan penambahan kosa kata. Ini penting sebab anak sangat membutuhkan referensi dan pembiasaan dari lingkungan sekitarnya, dalam hal ini keluarga.

Orangtua punya kebebasan waktu untuk berinteraksi dengan anak-anak dan memiliki otoritas dalam membentuk kepribadian anak melalui bahasa sebagai identitas budaya. Lewat bahasa ibu anak-anak memahami kapan harus patuh dan sebaliknya. Optimalisasi bahasa daerah akan membangun sikap kritis anak dan membangun kesadaran untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Buat kuis atau permainan berhadiah

Cara lain mengajari anak bahasa ibu adalah dengan menciptakan lingkungan keluarga yang aktif menggunakan bahasa tersebut. Buat kuis atau permainan dalam keluarga, entah di rumah atau saat berlibur. Gunakan buku atau video sebagai sumber untuk diterjemahkan atau direspons dalam bahasa daerah. 

Dalam kegiatan ini, anak akan merasakan kemandirian dalam mengungkapkan perasaan atau pandangan tanpa takut dihakimi. Tak perlu tergesa menyalahkan anak ketika menjawab, berikan umpan balik yang positif mengenai konten permainan, bukan semata pada tata bahasa yang mungkin membosankan. Biarkan mereka belajar sambil bermain, dengan memberikan hadiah yang mereka sukai.

Baca Juga: Game Edukasi Anak Terbaik 2024, Belajar Sambil Bermain yang Menyenangkan

Itulah alasan mengapa Bunda penting mengajari anak bahasa ibu dan cara untuk mengajarkannya tanpa anak merasa digurui. Langkah kecil ini, jika dikerjakan serentak di lingkungan keluarga masing-masing, akan berkontribusi sangat besar bagi pelestarian literasi bahasa daerah.

Produk Terbaik

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Produk Terbaik

JualKolibri – Maximo Breastpump – FREE Pombag Dax

BEST SELLER

Rp1.039.200

Rp1.039.200

BEST SELLER

20% OFF

20% OFF

Rp1.299.000

Rated 5 out of 5

2,9RB Terjual

JualGabag Kids Kotak Makan Nila – Naval

TERLARIS

Rp260.100

Rp0

TERLARIS

10% OFF

RpRp 289.000

Rated 5 out of 5

32 Terjual

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

TERMURAH PAYDAY

Rp197.340 - Rp 225.420

Rp0

TERMURAH PAYDAY

22%

22% OFF

Rp253.000 - Rp 289.000

Rated 5 out of 5

70 Terjual

JualDiaper Bag Noire / Nicolette/Estelle

TERMURAH PAYDAY

Rp246.750

Rp0

TERMURAH PAYDAY

25% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

50 Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

23%

22% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

73 TERJUAL

JualKolibri Smart – Gabag Kantong Asi 120 ml – Enigma – Blossom

53% OFF

53% OFF

Rp55.000

Rated 5 out of 5

1RB Terjual

Trending Artikel

5 Pompa ASI yang Bagus untuk Mengosongkan Payudara (2)
Ibu dan Anak
5 Pompa Asi yang Bagus untuk Mengosongkan Payudara
6 Tas Sekolah Anak SD yang Bikin Anak Semangat ke Sekolah
Ibu dan Anak
6 Tas Sekolah Anak SD yang Bikin Anak Semangat ke Sekolah
5 Tips Sukses Menghadapi Ujian TKA
Ibu dan Anak
5 Tips Sukses Menghadapi Ujian TKA
7 Skincare Aman untuk Bumil dan Busui
Beauty
7 Skincare Aman untuk Bumil dan Busui
5 Cara Menghilangkan Flek Coklat di Wajah (Chloasma) Ketika Hamil
Beauty
5 Cara Menghilangkan Flek Coklat di Wajah (Chloasma) Ketika Hamil
Mengenal Flek Coklat pada Wajah Saat Hamil
Beauty
Mengenal Flek Coklat pada Wajah Saat Hamil
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top