[xoo_wsc_cart]

Perbedaan Mastitis dan Payudara Bengkak, Jangan Keliru!

Bagikan :
Picture of Fandy Sundoro
Fandy Sundoro

Bunda, saat menyusui, rasa nyeri atau bengkak di payudara sering kali jadi keluhan yang membuat khawatir. Tapi tahukah Bunda, kondisi ini bisa disebabkan oleh dua hal yang berbeda, yaitu mastitis atau pembengkakan payudara biasa.

Keduanya memang sama-sama membuat tidak nyaman, tapi penanganannya bisa sangat berbeda. Jangan sampai keliru, karena mengenali perbedaan mastitis dan payudara bengkak sejak awal sangat penting untuk menjaga kesehatan Bunda dan kelancaran proses menyusui. Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini agar Bunda bisa memahami ciri khas masing-masing kondisi dan tahu langkah apa yang tepat untuk dilakukan.

Baca Juga: Cara Mengencangkan Payudara Setelah Melahirkan yang Ampuh

Apa Itu Mastitis?

Cara Efektif Stimulasi Puting pada Ibu Menyusui

Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang biasanya terjadi saat Bunda sedang menyusui. Kondisi ini bisa disebabkan oleh saluran ASI yang tersumbat atau infeksi bakteri yang masuk melalui puting yang lecet. Gejala mastitis bisa berupa payudara yang terasa sangat nyeri, merah, bengkak, terasa hangat saat disentuh, dan sering kali disertai demam serta badan lemas. Jika tidak ditangani dengan baik, mastitis bisa membuat proses menyusui menjadi sangat tidak nyaman dan bahkan menurunkan produksi ASI

Perbedaan Mastitis dan Payudara Bengkak

Bunda, meski sama-sama menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman saat menyusui, mastitis dan payudara bengkak sebenarnya adalah dua kondisi yang berbeda. Berikut beberapa perbedaan yang bisa Bunda ketahui:

1. Penyebabnya Berbeda

Mastitis terjadi ketika jaringan payudara mengalami infeksi, biasanya akibat masuknya bakteri dari puting yang lecet atau terluka. Infeksi ini dapat terjadi saat Bunda menyusui, terutama jika pelekatan bayi kurang tepat atau ASI tidak dikeluarkan dengan maksimal. Bakteri yang masuk berkembang biak di saluran ASI yang tersumbat, lalu memicu peradangan.

Berbeda dengan mastitis, payudara bengkak biasanya disebabkan oleh penumpukan ASI yang tidak dikeluarkan secara rutin. Ini bisa terjadi saat Bunda jarang menyusui, produksi ASI terlalu banyak, atau bayi tidak menyusu secara efektif. Jadi, walaupun sama-sama membuat payudara terasa nyeri, penyebab keduanya sangat berbeda dan tidak boleh disamakan.

2. Tingkat Nyeri dan Gejala

Mastitis ditandai dengan nyeri yang cukup tajam, disertai rasa panas dan kemerahan pada bagian tertentu di payudara. Selain itu, Bunda juga bisa mengalami gejala tambahan seperti demam, menggigil, dan merasa sangat lelah seperti sedang flu. Gejala ini membuat mastitis terasa jauh lebih mengganggu daripada sekadar pembengkakan biasa.

Sementara itu, payudara bengkak biasanya menyebabkan rasa nyeri yang lebih tumpul. Payudara terasa keras, tegang, dan penuh, tapi tidak disertai demam atau rasa nyeri menusuk. Pembengkakan ini terasa tidak nyaman, namun umumnya akan membaik setelah Bunda menyusui atau memompa ASI secara rutin.

3. Penanganan yang Dilakukan

Mastitis umumnya memerlukan penanganan medis karena termasuk infeksi yang bisa memburuk jika dibiarkan terlalu lama. Bunda mungkin akan diberi antibiotik oleh dokter untuk mengatasi bakteri penyebab infeksi. Meskipun terasa nyeri, Bunda tetap dianjurkan menyusui agar ASI tetap keluar dan tidak memperparah peradangan.

Di sisi lain, payudara bengkak tidak memerlukan pengobatan khusus. Kondisi ini biasanya membaik dengan menyusui lebih sering, memastikan pelekatan bayi tepat, serta melakukan pijatan lembut. Kompres hangat sebelum menyusui dan kompres dingin setelahnya juga bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan mengatasi pembengkakan secara alami.

4. Dampak terhadap Proses Menyusui

Mastitis yang tidak ditangani dengan baik bisa menyebabkan nyeri yang sangat parah hingga membuat Bunda merasa malas menyusui. Rasa sakit yang terus-menerus dapat menurunkan semangat dan menyebabkan produksi ASI menurun. Bahkan dalam kasus parah, mastitis bisa berkembang menjadi abses yang memerlukan tindakan medis lebih lanjut.

Sementara itu, payudara bengkak sebenarnya bisa menjadi sinyal bahwa tubuh sedang memproduksi ASI dalam jumlah cukup banyak. Jika ditangani sejak awal dengan menyusui rutin dan teknik menyusui yang tepat, pembengkakan ini justru bisa memperlancar aliran ASI. Dengan begitu, proses menyusui akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan untuk Bunda.

Baca Juga: Cara Penyimpanan ASI dengan Kantong ASI dan Cooler Bag GabaG

Kapan Harus ke Dokter?

Bunda sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami gejala mastitis yang makin parah atau tak kunjung membaik setelah beberapa hari. Misalnya, ketika payudara terasa sangat nyeri, disertai kemerahan yang meluas, demam tinggi, atau tubuh terasa sangat lemas. Jika Bunda sudah mencoba menyusui lebih sering atau memompa ASI namun pembengkakan tetap tidak berkurang, itu juga bisa menjadi tanda ada infeksi atau penyumbatan yang lebih serius.

Itulah beberapa perbedaan mastitis dan payudara bengkak yang bisa Bunda ketahui. Dengan memahami perbedaan ini dapat membantu Bunda lebih tenang saat menghadapi keluhan pada payudara selama menyusui, dan tahu kapan harus segera mencari bantuan medis.

Produk Terbaik

Produk Terbaik

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

41% OFF

22-0% OFF

Rp260.000

Rated 5 out of 5

1RB+ Terjual

JualGabag Cooler Bag GEMINI

BEST SELLER

Rp360.450

Rp0

BEST SELLER

19%

Rp445.000

Rated 5 out of 5

171 Terjual

JualSling Double Insulated Compartment Cappucino Black, Creamy, Salem, Chocolate

19% OFF

19% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

2RB+ Terjual

JualGabag – Tas Asi – Cooler Bag Sling Single Compartment Mint Grape Bubble

19% OFF

19% OFF

Rp339.000

Rated 5 out of 5

215 Terjual

JualGabaG Caddy bag – Diaper Bag Besar  | multifungsi | Sekat Rapih dan luas

19% OFF

19% OFF

Rp399.000

Rated 5 out of 5

13 Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

55% OFF

55% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

73 TERJUAL

Trending Artikel

Cara Simpan ASI Perah yang Benar (1)
Ibu Hamil & Menyusui
Cara Simpan ASI Perah yang Benar
Rekomendasi Cooler Bag ASI Terbaik 2026 (1)
Ibu Hamil & Menyusui
Rekomendasi Cooler Bag ASI Terbaik 2026
10 Perlengkapan Sekolah SD Kelas 1 di Tahun Ajaran Baru
Ibu dan Anak
10 Perlengkapan Sekolah SD Kelas 1 di Tahun Ajaran Baru
Masker Rambut yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Beauty
Masker Rambut yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
50 Nama Bayi Gen Beta yang Bagus dan Modern (1)
Ibu dan Anak
50 Nama Bayi Gen Beta yang Bagus dan Modern
ASI Bau Amis Ternyata Ini Penyebabnya!
Ibu dan Anak
ASI Bau Amis? Ternyata Ini Penyebabnya!
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top