Bunda pasti setuju kalau kualitas waktu bersama si kecil itu berharga banget. Salah satu cara seru dan murah meriah untuk menghabiskan waktu itu adalah membuat DIY mainan dari kertas. Dengan modal kertas, gunting, dan kreativitas, Bunda dan anak bisa menciptakan permainan edukatif dan menyenangkan.
Selain hemat, DIY mainan dari kertas juga membantu perkembangan motorik, kreativitas, dan daya imajinasi mereka. Yuk, simak ide lengkapnya di sini!
Baca juga: Ide Mainan DIY Anak TK yang Seru dan Mudah Dibuat
10 DIY mainan dari kertas untuk anak yang seru dibuat bersama

1. Origami Hewan
Ternyata DIY mainan dari kertas origami mampu meningkatkan motorik halus dan ketelitian anak. Saat melipat, anak juga belajar mengikuti instruksi visual dan melatih kesabaran. Origami hewan ini bisa dijadikan koleksi mini atau digunakan sebagai karakter dalam bermain cerita. Bunda bisa membuat beberapa jenis hewan untuk melatih anak mengenal berbagai jenis fauna dan habitatnya.
Baca juga: 5 DIY Anak TK Tema Bunga untuk Kegiatan Sekolah
Bahan: Kertas origami 15×15 cm warna-warni.
Cara membuat:
- Pilih pola sederhana, misalnya kambing atau katak.
- Lipat diagonal dan lipat tepi agar membentuk dasar.
- Lanjutkan lipatan sesuai pola hingga terbentuk hewan.
- Anak bisa memberi aksen seperti mata dan mulut dengan spidol.
2. Boneka Jari dari Kertas
Ini bisa melatih kreativitas anak dalam menggambar, mewarnai, dan storytelling. Juga mengembangkan kemampuan bahasa saat mereka memainkan peran. Anak bisa bermain peran dengan boneka jari ini dengan menceritakan kisah sendiri, berlatih dialog, hingga membuat keluarga kecil dari boneka jari.
Bahan: Kertas warna atau karton tipis, spidol, gunting, lem.
Cara membuat:
- Gambar karakter lucu, misalnya kucing atau manusia kartun.
- Gunting bentuk karakter dan tambahkan detail seperti pakaian.
- Tempelkan bagian bawah agar dapat diselipkan ke jari.
- Untuk karakter yang berdiri, bikin alas segi panjang untuk dijadikan pegangan.
3. Puzzle Karton
DIY mainan dari kertas dapat menstimulasi keterampilan kognitif, melatih kemampuan pemecahan masalah dan mengenal bentuk geometri saat memecah dan menyusun puzzle. Ide puzzle bisa diubah-ubah, misalnya gambar keluarga, hewan, atau pemandangan, sesuai dengan tema anak-anak. Selamat bermain sambil belajar!
Baca juga: 10 DIY Liburan Anak Sekolah yang Mudah Dibuat, Cobain ya Bunda!
Bahan: Karton tebal atau bekas kemasan, pensil, cat air atau crayon, gunting bentuk puzzle.
Cara membuat:
- Gambar karakter atau bentuk sederhana di karton kosong.
- Warnai gambar sesuai kesukaan anak.
- Gunting karton menjadi beberapa potongan puzzle.
- Gabungkan potongan untuk sama seperti semula.
4. Kacamata Kertas
Mainan ini cocok untuk meningkatkan motorik halus dan imajinasi anak, tepat untuk bermain role-play. Anak akan merasa senang menggunakan kacamata hasil karyanya sendiri dan bisa kita manfaatkan sebagai properti foto lucu serta cerita kreatif.
Baca juga: 10 Ide Menu Bekal Anak Lucu ke Sekolah
Bahan: Karton tipis, spidol, tali elastis atau pita, gunting, lem.
Cara membuat:
- Gambar pola bingkai kacamata sesuai ukuran wajah anak.
- Gunting bagian tengah untuk lubang mata.
- Warnai dengan motif lucu.
- Tempelkan tali di kedua ujung bingkai agar bisa dipakai.
5. Topeng Hewan
Anak dapat melatih ekspresi emosi dan imajinasi saat bermain menjadi karakter hewan. Anak juga bisa belajar fakta sederhana tentang hewan lewat topeng. Setelah jadi, sesi bermain teater atau bercerita akan jadi semakin seru! Ajak anak mengenal suara dan gerakan hewan yang mereka wakili.
Baca juga: 10 Ide Kado Hari Ibu Sederhana
Bahan: Karton tipis, karet atau pita, spidol, cat, glitter (opsional).
Cara membuat:
- Gambar wajah hewan, misalnya singa atau kelinci, dengan lubang mata.
- Gunting dan beri detail seperti kumis atau tanduk.
- Warnai dan tempel tali agar bisa dipakai.
- Tambahkan aksesoris glamor seperti glitter jika suka.
6. Baling-Baling Kertas
Dapat melatih pemahaman anak tentang gerakan udara, dan meningkatkan aktivitas fisik ringan saat meniup baling-baling. KegiatanDIY mainan dari kertas ini membantu anak belajar pengaruh angin dan hembusannya, serta senam ringan saat menghembuskan napas.
Bahan: Kertas segi empat, sedotan atau tusuk sate, jarum kecil.
Cara membuat:
- Lipat kertas dari satu ujung ke arah tengah.
- Buka lipatan dan tusukkan jarum kecil tepat di tengah.
- Masukkan sedotan atau tusuk sate sebagai poros.
- Tiup atau gerakkan agar baling-baling berputar.
7. Tebak-Tebakan Lipat (Tarsok)

Ternyata bisa menggunakan media asyik ini untuk belajar angka, warna, kata sederhana, dan mengikuti instruksi lipat. Mainan ini cocok dipakai dalam sesi keluarga atau di kelas homeschooling. Seru dan edukatif!
Baca juga: 10 Destinasi Ramah Anak untuk Liburan Sekolah
Bahan: Kertas origami 20×20 cm, spidol.
Cara membuat:
- Lipat kertas membentuk tarsok.
- Tambahkan angka, warna, atau kalimat pendek di tiap lipatannya.
- Anak menarik nomor dan harus melakukan instruksi tersembunyi—misalnya, lompat tiga kali.
8. Ular Kertas Spiral
Anak bisa melatih motorik kasar dan kreatif saat menggantung dan menggoyang ular spiral. Anak bisa melihat bagaimana bentuk spiral bergerak dan belajar tentang bentuk geometri dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: 7 Tips Liburan dengan Anak yang Seru
Bahan: Kertas warna panjang 30×10 cm atau lebih, spidol, benang, gunting.
Cara membuat:
- Gambar kepala hewan di ujung kertas lebar.
- Potong spiral mengelilingi bagian bawah gambar.
- Warnai dan masukkan benang di kepala.
- Gantung di kamar atau dekat jendela.
9. Kapal Kertas Klasik
DIY mainan dari kertas ini akan membantu pemahaman dasar aerodinamika, ketelitian lipat, dan kreativitas setelah melipat, bisa diberi warna sendiri. Mainan klasik ini bikin session bermain air di kolam kecil atau bathtub jadi makin seru!
Bahan: Kertas A4 atau koran tebal.
Cara membuat:
- Lipat menjadi bentuk topi, lalu lipat lagi untuk jadi kapal.
- Pastikan lipatan rapi.
- Warnai dan beri nama pada kapalnya.
10. Rumah Mini dari Kertas (Paper Craft 3D)
Membuat ini dapat mengajarkan anak rancang-bangun sederhana, mengenal bentuk rumah, dan menstimulasi kreativitas tiga dimensi. Setelah jadi, rumah kertas ini bisa jadi markas bagi boneka jari atau mainan mini lainnya. Seru banget buat main bersama!.
Bahan: Template rumah siap pakai atau gambar sketsa, karton tipis, lem, gunting, spidol, cat.
Cara membuat:
- Cetak atau gambar template rumah.
- Gunting bagian sesuai pola.
- Lipat dan lem bagian sambungan untuk membentuk rumah.
- Hias eksterior dan interior dengan anak—misalnya gorden, jendela, atau furnitur mini.
Gimana DIY mainan dari kertas yang cocok banget dibuat bareng anak ini?. Ada banyak ya, mulai dari origami, boneka jari, hingga paper craft 3D, semuanya seru dan mendidik. Bunda bisa pilih sesuai minat dan usia si kecil.
Baca juga: DIY Amplop Imlek Peluk Lucu Biar Banyak Rejeki
Selain menghemat biaya, Bunda juga telah memberikan stimulus kreativitas, motorik, serta bonding yang bermakna. Yuk, coba satu per satu bareng mereka dan ayo upload momen serunya jangan lupa tag GabaG juga ya!.





