[xoo_wsc_cart]

Mengenal Tentang Plasenta Inkreta Saat Kehamilan

Bagikan :
Picture of Echa
Echa
Mengenal Tentang Plasenta Inkreta Saat Kehamilan

Beberapa kondisi biasanya hanya terjadi saat kehamilan, salah satunya adalah plasenta inkreta. meski tidak semua mengalaminya, tapi kondisi ini bisa terjadi pada tubuh saat hamil. Plasenta, tempat cadangan makanan dan oksigen untuk si kecil, kadang bisa menempel terlalu dalam ke dinding rahim. Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Baca Juga: Bumil, Ini Tips Pakai Skincare Selama Kehamilan

Apa itu Plasenta Inkreta?

Jadi, plasenta inkreta adalah kondisi di mana plasenta nempel lebih dalam ke dinding otot rahim, Bunda. Biasanya, plasenta tumbuh di bagian atas rahim dan tetap di sana sampai bayi lahir. Setelah bayi lahir, plasenta biasanya terlepas sendiri dari dinding rahim dan keluar lewat vagina.

Tapi, pada plasenta inkreta, plasenta menembus dinding rahim lebih dalam dari biasanya. Ini adalah kondisi yang agak serius dan bisa membahayakan Bunda dan si kecil.

Baca juga: Tanda Awal Kehamilan pada Perut: Apa yang Perlu Anda Ketahui

Penyebab Plasenta Inkreta

Mengenal Tentang Plasenta Inkreta Saat Kehamilan

Nggak ada penyebab pasti kenapa ini bisa terjadi, tapi beberapa faktor bisa meningkatkan risiko Bunda mengalaminya. Misalnya, bekas luka operasi seperti operasi caesar sebelumnya atau pengangkatan tumor di rahim (fibroid).

Faktor risiko lainnya termasuk:

– Pernah melakukan operasi caesar sebelumnya

– Pernah menjalani operasi di rahim

– Usia 35 tahun ke atas

– Merokok

– Pernah mengalami plasenta previa atau endometriosis

– Hamil dengan fertilisasi in vitro (IVF)

Baca Juga: Mengenali Ciri-ciri Hamil Muda: Tanda-tanda Awal Kehamilan yang Perlu Anda Ketahui

Gejala Plasenta Inkreta

Gejalanya biasanya baru terlihat di trimester ketiga, Bunda. Salah satu tanda utamanya adalah pendarahan vagina. Kalau Bunda mengalami pendarahan di trimester ketiga (atau sebelumnya), segera konsultasikan dengan dokter, ya.

Dampak Plasenta Inkreta pada Ibu dan Janin

Hal ini bisa berdampak serius, Bunda. Salah satu dampaknya adalah pendarahan parah yang bisa terjadi saat persalinan atau setelahnya. Ini bisa mengancam nyawa Bunda kalau nggak ditangani dengan tepat.

Baca juga: 6 Jenis Skrining Ibu Hamil Resiko Tinggi

Selain itu, plasenta inkreta bisa membuat Bunda nggak bisa melahirkan secara normal (pervaginam). Biasanya, dokter akan merekomendasikan operasi caesar untuk mengeluarkan bayi dan mengontrol pendarahan.

Dalam kasus yang parah, Bunda mungkin perlu menjalani histerektomi (pengangkatan rahim) untuk mengatasi pendarahan. Ini berarti Bunda nggak bisa hamil lagi di masa depan.

Bagi janin, plasenta inkreta bisa menyebabkan kelahiran prematur dan memerlukan perawatan intensif. Bayi yang lahir prematur sering kali perlu dirawat di unit perawatan intensif bayi baru lahir.

Penanganan Plasenta Inkreta

Kalau Bunda sudah didiagnosis dengan plasenta inkreta, ada beberapa tindakan yang bisa diambil:

– Operasi caesar dan pengangkatan rahim: Ini biasanya direkomendasikan untuk mencegah pendarahan parah.

– Melahirkan lebih awal: Dokter mungkin akan menyarankan agar Bunda melahirkan pada usia kehamilan 34-38 minggu.

– Operasi mengeluarkan plasenta: Kalau plasenta tidak terlepas setelah melahirkan, dokter bisa mencoba mengeluarkannya dengan operasi.

Pencegahan Plasenta Inkreta

Untuk mengurangi risiko di kehamilan berikutnya, coba melahirkan bayi secara normal (pervaginam) jika memungkinkan. Lakukan operasi caesar hanya jika benar-benar diperlukan secara medis.

Kalau Bunda pernah menjalani operasi caesar sebelumnya, ini nggak menutup kemungkinan untuk melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Ini disebut persalinan pervaginam setelah operasi caesar (VBAC). Bicarakan dengan dokter untuk tahu apakah VBAC adalah pilihan yang tepat buat Bunda.

Baca Juga: 4 Penyebab Hiperemesis Gravidarum dan Cara Ampuh untuk Mengatasinya

Perbedaan dengan Plasenta Perkreta dan Akreta

Plasenta inkreta, perkreta, dan akreta adalah kondisi plasenta yang berbeda berdasarkan tingkat keparahannya. Tapi ternyata plasenta akreta adalah yang paling ringan, di mana plasenta menempel lebih dalam dari biasanya tapi nggak menembus otot rahim. Jadi pada kondisi ini plasenta menempel lebih dalam, dan plasenta perkreta adalah yang paling parah, di mana plasenta menembus dinding rahim dan otot, bahkan menempel pada organ lain di sekitarnya.

Baca Juga: 8 Ucapan yang Tidak Boleh Diucapkan Kepada Ibu Hamil

Permasalahan plasenta seperti plasenta inkreta bisa menyerang siapa saja, Bunda. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan mengurangi faktor risiko yang kita punya. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu Bunda lebih memahami kondisi plasenta inkreta. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Bunda punya pertanyaan atau kekhawatiran. Tetap semangat dan jaga kesehatan, ya!

Produk Terbaik

Produk Terbaik

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

41% OFF

22-0% OFF

Rp260.000

Rated 5 out of 5

1RB+ Terjual

JualGabaG Caddy bag – Diaper Bag Besar  | multifungsi | Sekat Rapih dan luas

19% OFF

Rp399.000

Rated 5 out of 5

13 Terjual

JualSling Double Insulated Compartment Cappucino Black, Creamy, Salem, Chocolate

19% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

2RB+ Terjual

JualGabag Cooler Bag GEMINI

BEST SELLER

Rp360.450

Rp0

BEST SELLER

19%

Rp445.000

Rated 5 out of 5

171 Terjual

JualGabag – Tas Asi – Cooler Bag Sling Single Compartment Mint Grape Bubble

19% OFF

19-0% OFF

Rp339.000

Rated 5 out of 5

215 Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

55% OFF

55% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

73 TERJUAL

Trending Artikel

Cara Simpan ASI Perah yang Benar (1)
Ibu Hamil & Menyusui
Cara Simpan ASI Perah yang Benar
Rekomendasi Cooler Bag ASI Terbaik 2026 (1)
Ibu Hamil & Menyusui
Rekomendasi Cooler Bag ASI Terbaik 2026
10 Perlengkapan Sekolah SD Kelas 1 di Tahun Ajaran Baru
Ibu dan Anak
10 Perlengkapan Sekolah SD Kelas 1 di Tahun Ajaran Baru
Masker Rambut yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Beauty
Masker Rambut yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
50 Nama Bayi Gen Beta yang Bagus dan Modern (1)
Ibu dan Anak
50 Nama Bayi Gen Beta yang Bagus dan Modern
ASI Bau Amis Ternyata Ini Penyebabnya!
Ibu dan Anak
ASI Bau Amis? Ternyata Ini Penyebabnya!
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top