Makanan pelancar ASI perlu untuk dikonsumsi ketika Moms sedang masa menyusui.
Hal ini penting agar Si Kecil terpenuhi nutrisinya terlebih ketika Moms berencana memberikan ASI eksklusif untuk buah hati.
merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, dan terus berlanjut hingga Si Kecil setidaknya 1 tahun atau sampai ibu dan Si Kecil setuju untuk berhenti.
Nah, agar ASI eksklusif berjalan dengan lancar, ada baiknya Moms mengetahui berbagai makanan pelancar ASI.
Percaya atau tidak, tapi makanan yang Moms konsumsi akan berpengaruh pada kualitas ASI. Bahkan, sejumlah makanan/ minuman tertentu dengan citarasa kuat, bisa jadi akan melekat juga pada ASI yang produksi.
Oleh karena itu, biasakan untuk menerapkan pola makan sehat selama menyusui ya, selama menyusui, sebaiknya Moms hindari konsumsi makanan/ minuman yang berdampak buruk pada kesehatan.
Baca Juga : Bolehkah Pompa ASI Dipakai Berulang Kali Tanpa Dicuci?
Salah satunya makanan/minuman yang mengandung kafein akan menjadi faktor yang mempengaruhi kualitas ASI. Zat ini sangat mungkin terserap juga oleh bayi Ibu melalui ASI dan dapat berdampak buruk pada pola tidur bayi.
Sebenarnya, setiap Ibu menyusui akan memiliki pantangan makanan yang berbeda. Ibu dan bayi Ibu yang akan lebih mengetahuinya. Coba saja Ibu amati bagaimana reaksi si kecil saat Ibu mengkonsumsi jenis makanan tertentu.
Jika si kecil baik-baik saja (tidak alergi, diare, dsb), artinya Ibu bebas mengkonsumsi kembali jenis makanan tersebut.
Namun, secara umum memang terdapat beberapa jenis makanan yang mungkin berpengaruh kurang baik pada bayi Ibu, yaitu antara lain:
- Bumbu pedas adalah makanan yang mempengaruhi ASI dan mungkin mengakibatkan perut kembung atau masalah pencernaan pada Ibu dan bayi.
- Kafein yang dapat menyebabkan Ibu dan bayi sulit tidur. Waspadai juga kafein yang terkandung pada teh, soft drink, dan coklat.
- Minuman beralkohol adalah minuman yang mempengaruhi ASI.
REKOMENDASI MAKANAN PELANCAR ASI :
1.Wortel
kandungan zat fitoestrogen dalam wortel membuat sayuran kaya serat ini potensial digunakan sebagai pelancar ASI. Pastikan ibu menyusui mengonsumsi sayuran ini dalam menu sehari-hari.
2.Sayuran berdaun hijau
Selain wortel, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, sawi, selada, brokoli, dll. juga mengandung fitoestrogen yang bisa digunakan untuk
3.Ikan salmon
Ikan salmon kaya akan protein, vitamin D, B12, dan asam lemak omega3 yang baik untuk bayi dan ibu menysuui. Penelitian menunjukkan, ikan dari lautan dalam ini potensial sebagai pelancar ASI.
4.Biji-bijian
Makanan untuk melancarkan ASI selanjutnya adalah biji-bijian. Contoh makanan pelancar ASI dari biji-bijian adalah oatmeal. Makanan ini mengandung nutrisi protein yang tinggi
5.Konsumsi Protein
menyusui adalah sebanyak 76-77 gram per hariMakanan untuk melancarkan ASI selanjutnya adalah jedengan kandungan protein tinggi. Protein yang dibutuhkan Ibu nis makanan.
6.Pisang
Buah pertama yang direkomendasikan adalah pisang yang merupakan pencahar alami dan dapat membantu pencernaan. Hal ini lantaran pisang kaya akan serat sehingga dapat membantu mencegah sembelit. Namun, yang membuat buah ini cocok dikonsumsi busui adalah kandungan potasiumnya yang tinggi.
7.Alpukat
Alpukat merupakan salah satu buah yang paling sehat dan bermanfaat bagi kesehatan ibu dan bayi. Seperti pisang, alpukat juga mengandung banyak potasium di dalamnya. Karena itu, mengonsumsinya selama menyusui dapat membantu mengembangkan penglihatan, kualitas rambut, kesehatan jantung, dan pencernaan bayi.
8.Pepaya
Salah satu jenis pepaya, yakni pepaya hijau diyakini mengandung galactagogue, yaitu zat yang meningkatkan produksi ASI. Karena itu, buah ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para ibu yang ingin memperbanyak ASI.
Selain itu, mengonsumsi pepaya hijau diklaim dapat membantu tubuh tetap terhidrasi, yang merupakan keharusan selama menyusui. Ini juga merupakan sumber yang kaya Vitamin C non-asam.
Nutrisi tersebut diketahui bertindak sebagai pencahar alami, dan dengan demikian dapat membantu mencegah sembelit dan meningkatkan pencernaan yang sehat.
9.Bayam
Mulai dari bayam, brokoli, kale, selada hingga kangkung, menjadi makanan pelancar ASI yang mudah ditemui di pasaran dan harganya relatif terjangkau Bu. Kandungan fitoestrogen dan zat besi dalam bayam dan sayuran hijau lainnya mampu meningkatkan produksi ASI. Bayam bisa diolah menjadi sup, tumisan hingga camilan gurih nan enak.
10.Telur
penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi telur tidak akan meningkatkan kolesterol, lho! Telur justru kaya akan protein, kolin, lutein, vitamin D dan B12, riboflavin, serta folat yang baik untuk