[xoo_wsc_cart]

Cara Menyimpan ASI dalam Kantong ASI GabaG yang Benar untuk Ibu Menyusui

Bagikan :
Picture of Echa
Echa
Cara Menyimpan ASI dalam Kantong ASI GabaG yang Benar untuk Ibu Menyusui

Buat Bunda yang sedang menyusui dan rajin pumping, menyimpan ASI dengan cara yang tepat adalah kunci utama agar nutrisi untuk si kecil tetap terjaga. Salah satu perlengkapan andalan Bunda zaman now adalah kantong ASI. Praktis, hemat tempat, dan mudah dibawa ke mana-mana! Tapi Bunda harus tahu bagaimana cara menyimpan ASI dalam kantong ASI yang benar loh!.

Karena meskipun terlihat simpel, tetap ada aturan dan langkah-langkah penting yang harus diperhatikan dalam cara menyimpan ASI dalam kantong ASI. Penasaran? Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini, Bunda!.

Kenapa Memilih Kantong ASI sebagai Penyimpanan ASIP?

Cara Menyimpan ASI dalam Kantong ASI GabaG yang Benar untuk Ibu Menyusui

Banyak Bunda sekarang lebih memilih menggunakan kantong ASI dibanding botol kaca atau wadah plastik biasa. Salah satu alasan utamanya adalah karena kantong ASI jauh lebih hemat tempat. Ketika Bunda menyimpan ASI dalam jumlah banyak, kantong ASI bisa disusun rapi dalam freezer tanpa memakan ruang berlebih. Ini sangat berguna apalagi kalau ruang penyimpanan terbatas.

Baca juga: Cara Menyimpan ASI dalam Kantong ASI

Selain itu, kantong ASI juga sangat praktis untuk dibawa bepergian. Apalagi kantong ASI GabaG yang sudah dirancang tahan bocor dan steril, Bunda tidak perlu khawatir akan tumpah atau terkontaminasi. Beberapa kantong ASI GabaG bahkan dilengkapi fitur seperti indikator suhu dan barcode untuk memantau penyimpanan. Jadi tidak hanya hemat tempat, tapi juga aman dan higienis!.

Urutan Cara Menyimpan ASI di Kantong ASI yang Benar

1. Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Langkah pertama dan paling krusial adalah mencuci tangan. Pastikan Bunda mencuci tangan dengan sabun di air mengalir minimal selama 20 detik. Ini penting untuk mencegah bakteri atau kotoran menempel ke kantong ASI maupun ASI yang akan dituang.

Memang sederhana, namun terkadang langkah ini seringkali diabaikan. Padahal, tangan yang bersih sangat berpengaruh dalam menjaga kualitas ASI tetap steril dan aman dikonsumsi oleh si kecil. Jadi jangan lupa ya, Bunda!

Baca juga: 4 Kantong ASI Terbaik 2023

2. Tuangkan ASI Secukupnya

Setelah tangan bersih, tuangkan ASI ke dalam kantong secukupnya. Idealnya, isi 100-150 ml per kantong. Kantong ASI GabaG punya beberapa pilihan volume ASIP yang bisa disimpan, Bunda tinggal sesuaikan dengan kebutuhan bayi saja. Jangan sampai terlalu penuh karena ASI akan mengembang saat dibekukan. Sisakan ruang kosong sekitar 2-3 cm di bagian atas kantong untuk mencegah pecah saat membeku.

Selain itu, usahakan untuk tidak menuang ASI langsung dari botol pompa ke kantong dengan gerakan cepat atau asal. Lakukan perlahan untuk menghindari tumpah atau masuknya udara berlebih yang bisa merusak kualitas ASI.

3. Tutup Kantong dengan Rapat

Cara Menyimpan ASI dalam Kantong ASI GabaG yang Benar untuk Ibu Menyusui

Setelah diisi, tutup rapat bagian segel kantong ASI. Untuk kantong ASI GabaG, segelnya ziplock didesain ganda dan kuat, jadi Bunda cukup menekannya hingga berbunyi klik. Pastikan tidak ada udara tersisa di dalam kantong agar ASI tetap segar.

Baca juga: Tips Mencairkan ASI dari Kantong ASI dengan Benar

Menutup rapat kantong sangat penting untuk menjaga agar ASI tidak teroksidasi. Udara yang terperangkap bisa merusak kandungan nutrisi di dalamnya. Jadi, pastikan kantong tertutup dengan sempurna ya, Bunda.

4. Tulis Tanggal dan Waktu Perah

Jangan lupa untuk mencatat tanggal dan jam pemompaan di label kantong ASI. Ini akan membantu Bunda dalam menerapkan sistem FIFO (First In, First Out) atau LIFO saat akan memberikan ASI ke bayi.

Jika menggunakan kantong ASI GabaG, proses ini jadi lebih mudah. Ada fitur barcode yang bisa discan dan disimpan di GabaG aplikasi. Jadi catatan penyimpanan lebih rapi dan terkontrol. Super praktis, apalagi buat Bunda yang sering pumping bahkan ada pengingat untuk memberikan ASIP.

5. Simpan di Chiller Dulu, Baru Freezer

Setelah kantong disegel dan diberi label, letakkan dulu di chiller kulkas (bukan freezer) selama 30-60 menit. Ini membantu mendinginkan ASI secara bertahap sebelum masuk ke proses pembekuan.

Setelah itu, simpan di freezer. Susun kantong dalam posisi datar agar membeku merata dan lebih mudah ditumpuk. Ini juga membantu menghemat ruang penyimpanan di freezer, terutama jika Bunda menyimpan banyak ASI. Jika ruang ASIP bareng dengan makanan beku lainnya, Bunda bisa meletakkannya di tempat kotak khusus ASIP.

6. Jangan Lupa Tutup Kulkas Rapat

Seringkali kulkas terbuka terlalu lama tanpa disadari. Padahal ini bisa menyebabkan suhu dalam freezer tidak stabil. Pastikan pintu kulkas atau freezer selalu tertutup rapat setelah mengambil atau menyimpan ASI.

Suhu yang tidak stabil bisa merusak struktur protein dalam ASI. Jadi usahakan untuk tidak sering buka-tutup kulkas, apalagi dalam waktu lama. Bunda juga bisa gunakan freezer khusus ASIP jika memungkinkan. Kalau mati lampu, usahakan jangan buka tutup kulkas terlalu sering. Namun jika lama mati lampu, Bunda bisa memindahkannya ke cooler bag dan menitipkannya di kulkas yang kebetulan listriknya tidak mati lampu.

7. Gunakan Sesuai Urutan FIFO LIFO dan Jangan Terlalu Lama

ASI yang disimpan dalam kantong sebaiknya digunakan sesuai tanggal tertua. Itulah kenapa mencatat tanggal sangat penting. Jangan simpan terlalu lama melebihi batas waktu ideal: 6 bulan di freezer dengan suhu -18°C.

Gunakan ASI yang lebih dulu diperah agar tidak ada yang terbuang. Periksa juga kondisi ASI sebelum digunakan. Jika ada bau asam atau perubahan warna yang mencolok, lebih baik tidak diberikan ke bayi.

Tips Memilih Kantong ASI yang Tepat

Memilih kantong ASI yang tepat tidak bisa sembarangan ya, Bunda. Pastikan kantong tersebut BPA-free, artinya bebas bahan kimia berbahaya yang bisa larut ke dalam ASI. Kantong ASI yang baik juga harus food grade, artinya aman untuk kontak langsung dengan makanan atau cairan seperti ASI.

Kantong ASI yang bagus juga harus punya segel yang kuat dan tidak mudah bocor. Pilih yang punya double zipper agar lebih aman. Kantong ASI GabaG misalnya, menyediakan kantong ASI berkualitas tinggi dengan bahan yang tebal, tahan banting, dan sudah disteril. Jadi, Bunda bisa lebih tenang menyimpan ASI dalam jangka waktu yang panjang.

Selain itu, perhatikan juga apakah kantong ASI tersebut sudah dalam keadaan steril saat dikemas. Kantong ASI GabaG sudah dipastikan steril dan siap pakai, jadi Bunda tidak perlu repot-repot lagi untuk mensterilkannya. Hemat waktu dan tenaga, kan?

Kantong ASI yang baik juga memudahkan Bunda dalam pelabelan. GabaG menyediakan ruang untuk menulis yang cukup dan barcode untuk scanning ke GabaG aplikasi. Jadi Bunda bisa memantau stok ASI dengan mudah hanya lewat smartphone. Tidak salah kalau GabaG merupakan aplikasi pencatatan ASI real time pertama di Indonesia.

Tidak ada salahnya Bunda belajar memahami cara menyimpan ASI dalam kantong ASI dengan benar. Karena ini bukan cuma soal praktis, tapi juga soal menjaga kualitas gizi terbaik untuk si kecil. Dengan mengikuti langkah-langkah yang benar, Bunda bisa lebih tenang saat menyimpan dan menggunakan stok ASI.

Baca juga: Botol ASI atau Kantong ASI, Mana yang Lebih Bagus?

Ingat, pilih kantong ASI yang aman, berkualitas, dan sesuai kebutuhan. Jangan ragu untuk menggunakan kantong ASI dari brand terpercaya seperti GabaG Indonesia, yang sudah steril, tahan bocor, dan punya fitur lengkap untuk memudahkan Bunda.

Dengan begitu, perjuangan menyusui jadi lebih ringan dan efisien. Semangat terus ya, Bunda! Setiap tetes ASI yang Bunda simpan adalah bentuk cinta dan pengorbanan terbesar untuk buah hati tercinta.

Produk Terbaik

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Produk Terbaik

JualKolibri – Maximo Breastpump – FREE Pombag Dax

BEST SELLER

Rp1.039.200

Rp1.039.200

BEST SELLER

20% OFF

20% OFF

Rp1.299.000

5/5

2,9RB Terjual

JualGabag Kids Kotak Makan Nila – Naval

TERLARIS

Rp260.100

Rp0

TERLARIS

10% OFF

RpRp 289.000

5/5

32 Terjual

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

TERMURAH PAYDAY

Rp197.340 - Rp 225.420

Rp0

TERMURAH PAYDAY

22%

22% OFF

Rp253.000 - Rp 289.000

5/5

70 Terjual

JualDiaper Bag Noire / Nicolette/Estelle

TERMURAH PAYDAY

Rp246.750

Rp0

TERMURAH PAYDAY

25% OFF

Rp329.000

5/5

50 Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

23%

22% OFF

Rp329.000

5/5

73 TERJUAL

JualKolibri Smart – Gabag Kantong Asi 120 ml – Enigma – Blossom

53% OFF

53% OFF

Rp55.000

5/5

1RB Terjual

Trending Artikel

5 Tips Bahagia Saat Power Pumping Single Pump
Ibu dan Anak
5 Tips Bahagia Saat Power Pumping Single Pump
3 Tas ASI Bayi yang Cocok untuk Traveling
Ibu dan Anak
3 Tas ASI Bayi yang Cocok untuk Traveling
Yang Perlu Diperhatikan Bunda Saat Melakukan Power Pumping Double Pump
Ibu Hamil & Menyusui
Yang Perlu Diperhatikan Bunda Saat Melakukan Power Pumping Double Pump
Rekomendasi Nama Bayi Lucu, Cocok untuk Gen Alpha
Ibu dan Anak
Rekomendasi Nama Bayi Lucu, Cocok untuk Gen Alpha
5 Cara Power Pumping yang Benar, Bunda Jangan Sampai Salah!
Ibu Hamil & Menyusui
5 Cara Power Pumping yang Benar, Bunda Jangan Sampai Salah!
Rekomendasi sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
Beauty
Rekomendasi sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top