[xoo_wsc_cart]

Ini 9 Penyebab Bayi Muntah untuk Bunda Ketahui

Bagikan :
Picture of Echa
Echa
Ini 9 Penyebab Bayi Muntah untuk Bunda Ketahui

Muntah pada bayi adalah salah satu masalah klasik yang sering mengkhawatirkan para orang tua. Ketika si kecil muntah, apalagi jika usianya masih sangat muda, kita pasti ingin tahu penyebabnya. Soalnya ada banyak penyebab bayi muntah ya Bunda. 

Baca Juga: Muntah Bayi Kuning? Lakukan Hal Ini ya Bunda!

Agar tidak bingung, berikut beberapa kemungkinan penyebab bayi muntah, sehingga Bunda bisa tahu melakukan penanganan yang tepat selanjutnya. Penasaran? Cek di sini ya Bunda!.

9 Penyebab Bayi Muntah

Ini 9 Penyebab Bayi Muntah untuk Bunda Ketahui

1. Muntah Tanpa Penyebab yang Jelas

Jika bayi muntah tanpa alasan yang jelas, kemungkinan besar sistem pencernaannya masih berkembang dan belum sempurna. Warna muntah yang kekuningan seperti keju biasanya tidak perlu dikhawatirkan, kecuali jika bayi muntah terlalu sering dan berat badannya tidak meningkat.

Apalagi kalau anak disertai penyakit lainnya, bertambah lemas dan berbagai hal lainnya harus sangat diwaspadai ya Bunda!.

Baca Juga: Penyebab Bayi Muntah Setelah Minum ASI dan Cara Mengatasinya

2. Refluks atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Jika bayi muntah dan disertai dengan gejala-gejala berikut ini:

– Frekuensi dan jumlah muntah semakin buruk seiring pertumbuhan bayi

– Bayi rewel setelah disusui

– Sering batuk

– Kenaikan berat badan yang lambat

Maka kemungkinan besar penyebabnya adalah refluks, yaitu kondisi ketika makanan (ASI maupun susu formula) naik kembali dari lambung karena otot esofagus belum cukup kuat menahannya. Sebaiknya Bunda periksakan ke dokter untuk memastikan kondisi ini. 

Karena pada bayi yang terlalu kenyang, biasanya akan lebih mudah mengalami refluks. Jika ia menyusu dari botol, pastikan lubang dotnya tidak terlalu besar. Jadi memang harus lebih bijak saat memakai dot botol atau Bunda bisa memilih media lain dalam pemberian ASIP.

3. Beberapa Penyakit Umum

Anak juga bisa muntah jika sedang mengalami batuk pilek, infeksi telinga, atau infeksi saluran kencing.

4. Terlalu Banyak Udara Masuk Melalui Mulut

Bayi bisa muntah jika terlalu banyak udara yang masuk ke tubuhnya saat menyusu atau makan. Pastikan bayi tidak menghisap udara saat menyusu dari botol.

5. Gerakan Ayun atau Memutar

Jika bayi muntah dengan gejala lemas, kehilangan nafsu makan, menguap, berkeringat, dan pucat, kemungkinan penyebabnya adalah gerakan, seperti naik mobil, ayunan, atau wahana permainan di taman bermain.

Baca Juga: 4 Penyebab Hiperemesis Gravidarum dan Cara Ampuh untuk Mengatasinya

6. Alergi Makanan atau Intoleransi Terhadap Laktosa

Jika bayi hampir selalu muntah setelah makan sesuatu dan disertai gejala seperti:

– Ruam kulit

– Gatal-gatal

– Bengkak

– Kesulitan bernapas

– Pingsan

Kemungkinan penyebabnya adalah alergi makanan.

7. Infeksi Virus

Jika anak muntah disertai gejala:

– Diare

– Demam

– Sakit perut

Kemungkinan penyebabnya adalah infeksi virus, seperti rotavirus.

8. Keracunan Makanan

Jika bayi atau balita muntah dan ada anggota keluarga lainnya yang mengalami diare, demam, dan sakit perut, kemungkinan penyebabnya adalah keracunan makanan, misalnya kontaminasi bakteri salmonela atau e-coli.

9. Penyempitan Usus

Jika bayi muntah banyak 15-30 menit setelah makan (menyusu) dan terjadi pada 2 kali makan berturut-turut, kemungkinan penyebabnya adalah Hypertrophic Pyloric Stenosis atau penyempitan usus kecil.

Baca Juga: Mengatasi Morning Sickness: Tips Ampuh untuk Ibu Hamil

Semoga informasi ini bisa membantu Bunda memahami berbagai kemungkinan penyebab bayi muntah dan memberikan penanganan yang tepat. Jangan lupa jika muntah bayi terus berlanjut atau disertai gejala yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter. Apalagi kalau melihat bayi mulai terlihat lemas, dehidrasi dan disertai penyakit lainnya, harus dapat penanganan yang tepat ya Bunda. Semoga anak sehat selalu.

Jadi jangan bingung lagi apa untuk penyebab bayi muntah ya Bunda!.

Produk Terbaik

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Produk Terbaik

JualSling Double Insulated Compartment Cappucino Black, Creamy, Salem, Chocolate

17% OFF

17% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

2RB+ Terjual

JualGabag – Tas Asi – Cooler Bag Sling Single Compartment Mint Grape Bubble

17% OFF

19-17% OFF

Rp339.000

Rated 5 out of 5

215 Terjual

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

41% OFF

41-0% OFF

Rp260.000

Rated 5 out of 5

1RB+ Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

55% OFF

55% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

73 TERJUAL

JualGabaG Caddy bag – Diaper Bag Besar  | multifungsi | Sekat Rapih dan luas

17% OFF

17% OFF

Rp399.000

Rated 5 out of 5

13 Terjual

JualGabag Cooler Bag GEMINI

NEW ARRIVAL

Rp368.460

Rp0

NEW ARRIVAL

18% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

171 Terjual

Trending Artikel

Cara Simpan ASI di Kulkas Dua Pintu
Ibu dan Anak
Cara Simpan ASI di Kulkas Dua Pintu
Tips Menyimpan ASI Anti Panik dengan Cooler Bag ASI Terbaik
Ibu dan Anak
Tips Menyimpan ASI Anti Panik dengan Cooler Bag ASI Terbaik
ASI Tahan Berapa Lama di Cooler Bag Moms Wajib Baca Ini!
Ibu dan Anak
ASI Tahan Berapa Lama di Cooler Bag? Moms Wajib Baca Ini!
Pilih FIFO atau LIFO untuk ASI
Ibu dan Anak
Pilih FIFO atau LIFO untuk ASI?
Ini 5 Cooler Bag ASI Terbaik GabaG 2026
Ibu dan Anak
Ini 5 Cooler Bag ASI Terbaik GabaG 2026
Cara Simpan ASI di Chiller Kulkas Bawah
Ibu dan Anak
Cara Simpan ASI di Chiller Kulkas Bawah
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top