Bunda mungkin pernah mengalami frustrasi ketika anak menolak makan, bahkan menutup mulut rapat-rapat saat sendok mendekat. Sudah capek-capek masak, eh… malah nangis, buang makanan, atau kabur dari kursi makan. Nah fase ini disebut GTM alias Gerakan Tutup Mulut. Biasanya, GTM pada anak 1 tahun adalah fase yang sering bikin Bunda khawatir. Tahu sendiri kan kecukupan gizi yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak.
Baca juga: 5 Penyebab GTM Anak yang Perlu Bunda Ketahui
Faktanya, GTM pada anak 1 tahun bukan hal yang aneh. Banyak anak mengalami fase ini karena berbagai alasan. Meski wajar, Bunda tetap perlu waspada dan memahami penyebab serta ciri-cirinya agar bisa membantu si kecil kembali semangat makan.
Baca juga: 10 Ide Menu Bekal Anak Lucu ke Sekolah
Anak GTM Mulai Usia Berapa?

GTM pada anak sebenarnya bisa mulai muncul sejak bayi diperkenalkan MPASI, yakni sekitar usia 6 bulan. Namun, GTM pada anak 1 tahun sering kali jadi puncaknya. Kenapa begitu? Karena di usia ini, anak mulai masuk ke fase eksplorasi, belajar bicara, berjalan, dan mengenal banyak hal baru. Fokus mereka lebih ke aktivitas daripada makan. Mereka juga mulai menunjukkan preferensi dan keinginan sendiri, termasuk soal makanan.
Baca juga: 10 Camilan Sehat untuk Anak, Bunda Bisa Coba!
Selain itu, saat anak berusia 1 tahun biasanya sudah mulai makan makanan keluarga yang teksturnya lebih padat dan rasanya lebih beragam. Proses transisi dari makanan bayi ke makanan keluarga ini bisa bikin anak kaget. Belum lagi, perkembangan giginya yang sedang pesat bisa menambah rasa tidak nyaman saat mengunyah. Jadi, GTM pada anak 1 tahun sangat mungkin terjadi karena kombinasi faktor fisik dan psikologis.
Bena Bunda, faktor psikologis juga bisa memicu GTM pada anak 1 tahun. Contohnya, jika anak mengalami perubahan rutinitas, ditinggal Bunda untuk bekerja, atau harus beradaptasi dengan pengasuh baru, ia bisa merasa tidak nyaman dan akhirnya menolak makan. Bahkan, jika anak merasa dipaksa atau dimarahi saat makan, ini bisa membuatnya trauma dan semakin malas untuk makan.
GTM pada anak 1 tahun juga bisa terjadi jika anak tidak suka makanannya. Menu yang monoton, terlalu bervariasi, atau tidak sesuai selera bisa bikin si kecil bosan. Jadi, jangan langsung panik, Bunda. Coba observasi penyebab GTM pada anak 1 tahun secara menyeluruh, termasuk rasa, tekstur, dan cara penyajian makanan.
Apa Penyebab GTM pada Anak 1 Tahun?
Bunda perlu tahu, ada banyak penyebab GTM pada anak 1 tahun yang sering kali tidak disadari. Pertama, bisa jadi si kecil mengalami gangguan pencernaan. Saat perutnya terasa tidak nyaman atau sedang sembelit, ia tentu tidak nafsu makan. Ini sering terjadi saat anak mulai mengonsumsi makanan baru yang mungkin belum cocok di perut mungilnya.
Ciri-ciri anak GTM biasanya mudah dikenali. Misalnya, anak menutup mulut saat ditawari makan, menangis ketika waktu makan tiba, atau hanya mau makan makanan tertentu saja. Kadang, si kecil juga tampak rewel, lebih sering marah, atau menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman saat duduk di kursi makan.
Selain masalah pencernaan, tumbuh gigi juga jadi penyebab utama GTM pada anak 1 tahun. Gusi yang bengkak atau nyeri bisa bikin anak enggan mengunyah makanan. Lalu, jika anak sedang tidak enak badan seperti flu, demam, atau batuk, bisa dipastikan nafsu makannya menurun drastis. Di sinilah pentingnya kepekaan Bunda dalam mengamati kondisi fisik anak sebelum menyimpulkan bahwa dia GTM karena hanya malas makan.
Baca juga: Menu Bekal Anak Sekolah Simpel Seminggu yang Bikin Si Kecil Lahap
Jadi sebenarnya GTM pada anak 1 tahun adalah hal yang lumrah, namun tetap perlu penanganan yang tepat. Mulailah dengan mengenali ciri-ciri dan penyebabnya, lalu bantu si kecil dengan pendekatan yang lembut dan penuh kesabaran. Jangan lupa juga untuk selalu konsultasi dengan dokter anak jika GTM berlangsung terlalu lama atau anak mulai kehilangan berat badan. Ingat Bunda, makan bukan sekadar soal kenyang, tapi juga soal kenyamanan dan kebahagiaan si kecil.





