[xoo_wsc_cart]

5 Penyebab GTM Anak yang Perlu Bunda Ketahui

Bagikan :
Picture of Echa
Echa
5 Penyebab GTM Anak yang Perlu Bunda Ketahui yaa

Bunda, pasti pernah dong mengalami momen ketika si Kecil tiba-tiba menutup rapat mulutnya saat waktu makan tiba? Nah, kondisi ini dikenal dengan istilah GTM atau Gerakan Tutup Mulut. Anak GTM pasti membuat Bunda khawatir, apalagi kalau berlangsung berhari-hari. Tenang, penyebab GTM anak sebenarnya cukup banyak dan sangat umum terjadi, terutama pada anak usia 1 hingga 2 tahun yang sedang berada dalam fase ingin menunjukkan kemandiriannya.

Anak bisa mulai GTM sejak usia 1 tahun, dan biasanya akan memuncak di usia 2 tahun. Pada usia ini, si Kecil mulai melawan dan ingin menentukan pilihan sendiri, termasuk soal makan. Tapi, jangan langsung panik ya, Bunda. Yuk, kita cari tahu penyebab GTM anak dan bagaimana cara menghadapinya!

Baca juga: Resep Sayur Sop MPASI, Menu Sehat Agar Bayi Ternutrisi

Penyebab GTM Anak Karena Apa?

5 Penyebab GTM Anak yang Perlu Bunda Ketahui yaa

1. Jadwal Makan Berantakan

Pola makan yang tidak konsisten bisa menjadi penyebab GTM anak. Ketika anak tidak punya waktu makan yang tetap, tubuhnya kesulitan mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami. 

Baca juga: Resep MPASI Daging Sapi yang Nikmat dan Bergizi

Akibatnya, saat waktunya makan, si Kecil justru tidak merasa lapar dan memilih menolak makanan.Idealnya, Bunda bisa membuat jadwal makan utama tiga kali sehari ditambah satu hingga dua camilan sehat. Susu pun diberikan di luar waktu makan agar tidak membuat anak merasa kenyang saat jam makan tiba.

2. Terlalu Banyak Camilan atau Minum Susu

Anak yang terlalu sering diberi camilan atau terlalu banyak minum susu akan merasa kenyang sepanjang hari. Makanan utama pun jadi tidak menarik lagi baginya. Susu yang seharusnya menjadi pelengkap malah jadi pengganti makanan padat yang kaya nutrisi.

Bunda bisa coba membatasi asupan camilan dan memberikan susu hanya dua hingga tiga kali sehari sesuai jadwal. Pastikan camilan yang diberikan juga sehat dan tidak terlalu mengenyangkan.

3. Bosan dengan Menu yang Itu-Itu Saja

Menu yang tidak variatif sering kali membuat anak kehilangan selera makan. Bahkan makanan favoritnya pun bisa ditolak jika disajikan terus-menerus dengan bentuk dan rasa yang sama.

Baca juga: 10 Resep MPASI Buah Naga yang Lezat

Cobalah untuk mengkreasikan menu, Bunda. Misalnya, ubah tekstur makanan, variasikan warna, atau bentuk sajian agar tampak menarik. Anak lebih tertarik makan ketika makanan terlihat menyenangkan di mata mereka.

4. Distraksi Saat Makan

Makan sambil menonton TV, bermain, atau jalan-jalan bisa membuat anak tidak fokus. Ia mungkin membuka mulut hanya karena terbiasa, bukan karena benar-benar ingin makan.

Padahal, makan adalah proses yang melibatkan indra dan keterampilan motorik. Saat anak tidak fokus, ia tidak belajar mengunyah, mengecap rasa, atau menikmati makanan. Inilah salah satu penyebab GTM anak yang sering tidak disadari. Hayo, mulai kurangi anak pegang gawai saat makan ya!.

5. Terbiasa Konsumsi Junk Food

Junk food yang gurih dan tinggi perasa buatan bisa bikin anak ketagihan. Karena jujur rasanya lezat kan? Tapi tahu tidak, kalau lama-lama anak jadi tidak suka rasa makanan sehat yang lebih natural.

Nah jika sudah begini, anak akan memilih menolak nasi, sayur, dan protein sehat karena rasanya tidak seenak makanan instan. Maka, usahakan batasi junk food dan perkenalkan lagi makanan sehat dengan perlahan ya, Bunda.

Baca juga: Waspada GTM pada Anak 1 Tahun, Ini Tandanya!

Apa Ciri-Ciri GTM Anak?

Anak yang sedang GTM biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti menolak disuapi, menutup mulut rapat, memalingkan kepala, hingga melepeh makanan yang sudah dimasukkan ke mulut. Kadang, anak juga bisa rewel saat jam makan atau malah menangis ketika ditawari makanan.

Ciri lainnya yang perlu Bunda waspadai adalah penurunan berat badan secara signifikan, lemas, atau anak terlihat tidak seaktif biasanya. Kalau sudah begini, penting untuk segera mencari tahu penyebab GTM anak dan mengambil langkah tepat untuk menanganinya.

Baca juga: 10 Ide Menu Bekal Anak Lucu ke Sekolah

Jangan lupa, GTM bisa jadi sinyal bahwa si Kecil sedang bosan, tidak nyaman, atau bahkan mengalami gangguan pencernaan ringan. Perhatikan juga faktor psikologis, seperti anak yang pernah dimarahi saat makan atau trauma karena dipaksa makan. Faktor-faktor tersebut dapat memperparah kondisi GTM jika tidak segera diatasi dengan cara yang lembut dan penuh pengertian.

Ide Menu Makanan Mencegah Penyebab GTM Anak

5 Penyebab GTM Anak yang Perlu Bunda Ketahui yaa

Untuk mengembalikan nafsu makan si Kecil, Bunda bisa mencoba sajikan makanan yang menarik baik dari rasa maupun penampilan. Misalnya, nasi kepal berbentuk hewan lucu, sup dengan potongan wortel berbentuk bintang, atau sayuran yang disusun menyerupai wajah tersenyum.

Makanan yang mengandung karbohidrat, protein, dan sayur seimbang seperti bola-bola nasi isi ayam dan keju, atau pasta dengan saus tomat homemade bisa jadi pilihan yang menggugah selera. Selain itu, tekstur makanan juga bisa disesuaikan agar lebih mudah dikunyah dan tidak membuat anak merasa terintimidasi.

Baca juga: 5 Bekal Anak TK Selain Nasi yang Mudah Dibuat

Bunda juga bisa melibatkan anak dalam proses menyiapkan makanan. Misalnya, ajak ia memilih topping untuk rotinya atau bantu mencetak bentuk lucu pada lauk. Kegiatan ini membuat anak merasa memiliki peran dan lebih semangat menyantap hasil karyanya sendiri. Pasti akan lebih membuat anak senang.

Jangan lupa untuk buat jadwal menu seminggu ya, sambil diskusi sama anak mau bekal apa saja setiap harinya. Pastikan sesuai budget ya Bunda!.

Baca juga: Resep MPASI Ikan Gabus Bebas Amis, Pasti Anak Doyan

Gunakan Perlengkapan Bekal GabaG Kids yang Anti GTM

Untuk membuat tampilan variatif, Bunda bisa menggunakan beberapa perlengkapan bekal GabaG Kids yang lucu banget. Ada tempat bekal dengan warna dan motif yang pasti anak suka. Belum lagi tempat minum yang tidak akan membuat anak kehausan lagi.

Perlengkapan bekal GabaG Kids juga sangat cocok dibawa ke sekolah. Bukan cuma anak Bunda saja yang suka, pasti anak lainnya juga akan tertarik. Dan jangan kaget kalau nanti bekal yang Bunda buat habis. Karena itu, selalu pakai tempat kotak makan anak sekolah dari GabaG Kids. Lengkapi juga dengan cooler bag dan varian GabaG Kids lainnya ya.

Baca juga: 5 Resep Jajanan Anak Sekolah, Dijamin Ketagihan!

Ingat ya Bunda, penyebab GTM anak bisa beragam dan tidak selalu karena ia “nakal” atau “rewel”. Dengan memahami penyebab dan ciri-ciri GTM dari artikel GabaG ini, Bunda bisa menemukan cara paling tepat untuk membuat si Kecil kembali lahap makan. Terapkan jadwal makan yang konsisten, hindari distraksi, dan sajikan makanan yang kreatif agar GTM segera teratasi. Jangan lupa ulangi pengecekan tumbuh kembang anak secara rutin, ya!. Dan ucapkan selamat tinggal buat GTM anak. Semangat ya Bunda!.

Produk Terbaik

Produk Terbaik

JualSling Double Insulated Compartment Cappucino Black, Creamy, Salem, Chocolate

17% OFF

17% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

2RB+ Terjual

JualGabag – Tas Asi – Cooler Bag Sling Single Compartment Mint Grape Bubble

17% OFF

19-17% OFF

Rp339.000

Rated 5 out of 5

215 Terjual

JualThermalbag – New Single Coolerbag Electra / Cooper / Freya

41% OFF

41-0% OFF

Rp260.000

Rated 5 out of 5

1RB+ Terjual

JualGabaG Tas Diaper Bag Umma – Blueberry – Khaki – Tas Perlengkapan Bayi | Tote Diaperbag

55% OFF

55% OFF

Rp329.000

Rated 5 out of 5

73 TERJUAL

JualGabaG Caddy bag – Diaper Bag Besar  | multifungsi | Sekat Rapih dan luas

17% OFF

17% OFF

Rp399.000

Rated 5 out of 5

13 Terjual

JualGabag Cooler Bag GEMINI

NEW ARRIVAL

Rp368.460

Rp0

NEW ARRIVAL

18% OFF

Rp445.000

Rated 5 out of 5

171 Terjual

Trending Artikel

Rekomendasi Lunch Bag Anak Terbaik
Ibu dan Anak
Rekomendasi Lunch Bag Anak Terbaik
Tips Menyimpan ASI yang Benar
Ibu dan Anak
Tips Menyimpan ASI yang Benar
Cara Membawa MPASI saat Traveling
Ibu dan Anak
Cara Membawa MPASI saat Traveling
Tips Memilih Hair Supplement yang Aman untuk Ibu Menyusui
Beauty
Tips Memilih Hair Supplement yang Aman untuk Ibu Menyusui
Cara Menumbuhkan Baby Hair Setelah Postpartum
Beauty
Cara Menumbuhkan Baby Hair Setelah Postpartum
Kapan Waktu yang Tepat Sunat Bayi
Ibu dan Anak
Kapan Waktu yang Tepat Sunat Bayi?
Keranjang Anda0
There are no products in the cart!
Pilih Kupon di Bawah
Scroll to Top